.
Belajar dari Para Penulis Produktif
Oleh : Cahyadi Takariawan
“I must write each day without fail, not so much for the success of the work, as in order not to get out of my routine” –Leo Tolstoy.
.
Leo Tolstoy (1828 – 1910) adalah novelis produktif asal Rusia. Karyanya yang terkenal antara lain War and Peace dan Anna Karenina. Lahir di Rusia pada 1828, Tolstoy menjadi terkenal ke seluruh dunia karena kepribadian serta keyakinannya yang dianggap “rumit dan paradoks”.
Salah satu yang bisa kita pelajari dari produktivitas menulis Tolstoy adalah kemampuannya untuk menjaga rutinitas menulis. Ia harus memastikan bahwa setiap hari ada tulisan yang dihasilkan, tanpa gagal. “I must write each day without fail”, ujar Leo Tolstoy.
Ada banyak pelajaran menulis yang bisa kita pelajari dari Tostoy. Tentu tidak semua tepat untuk Anda. Ambil yang sesuai, tinggalkan yang tidak sesuai.
Leo Tolstoy : Menulislah Setiap Hari
“He indeed wrote daily ‘without fail’, and this is the only way to become a truly prolific author. It’s about keeping the habit” –Leo Tolstoy.
Tips yang paling sering diberikan kepada para penulis pemula adalah “menulislah setiap hari”. Ini bukan sekedar kalimat motivasi, namun benar-benar saran yang ampuh. Dan inilah yang dipesankan sekaligus dipraktikkan oleh Leo Tolstoy.
Pada dasarnya, tindakan apapun yang rutin Anda lakukan sehari-hari, dengan cepat akan menjadi kebiasaan mapan dalam kehidupan. Jika Anda rutin menulis setiap hari, aktivitas menulis akan menjadi spontanitas. Sama seperti aktivitas makan, bernapas, tidur, dan hal rutin lainnya.
Anda mungkin mengalami hari-hari ketika sangat kelelahan, jenuh, atau sangat sibuk dengan berbagai agenda yang bertumpuk-tumpuk. Tidak masalah. Jangan jadikan kelelahan dan kesibukan sebagai alasan untuk tidak menulis di hari itu.
Mungkin dalam hari yang sangat sibuk dan melelahkan, Anda hanya bisa menulis satu kalimat. Lakukan saja, tulis satu kalimat. Tulis sesuatu setiap hari, dalam kondisi apapun. Terlebih di zaman sekarang sangat banyak sarana untuk menulis yang membuatnya menjadi mudah dilakukan.
Setiap orang memiliki kemampuan menulis yang berbeda. Darius Foroux menyarankan agar Anda menetapkan target minimal, tidak perlu muluk-muluk. Menurutnya, cukup target menulis satu kalimat saja setiap hari.
Sebagian penulis suka dengan tenggat waktu atau deadline. Dengan batasan waktu yang sempit, mereka terpacu untuk menulis. Adrenalin mengalir lancar, membuat mereka mampu menulis sesuai target waktu yang ditetapkan.
Sebagian penulis memiliki target jumlah kata atau karakter, seperti menulis duaratus kata setiap hari, atau seribu karakter setiap hari. Sebagian penulis yang lain lebih suka menetapkan target durasi waktu, misalnya menulis 30 menit setiap hari.
Masalahnya, jika Anda tidak memiliki target apa pun, dengan mudah Anda menunda bahkan mengabaikan menulis. Tulis target menulis Anda, dan letakkan di dinding atau di meja kerja, agar mudah terlihat setiap saat.
Disiplin Tinggi Tanpa Kompromi
“You might have days when you’re burnt out, exhausted, or hectically busy. That’s fine. Even if you can only manage a single sentence, just write something every day” –Ali Hale.
Tolstoy memang pribadi yang sangat disiplin. Ia menerapkan disiplin tinggi tanpa kompromi dalam hal menulis.
“Saya harus menulis setiap hari tanpa gagal. Bukan untuk keberhasilan pekerjaan, tetapi agar tidak keluar dari rutinitas saya,” ujar Tolstoy. Ini adalah salah satu entri buku harian yang dibuat Tolstoy selama pertengahan 1860-an ketika dia menekuni penulisan novel legendaris, War and Peace.
Novel War and Peace adalah epik yang terdiri dari 587.287 kata. Anda bisa membayangkan betapa tebal buku Tolstoy ini. Umumnya novel terdiri 50.000 kata, maka War and Peace memiliki ukuran sepuluh kali lipat dibanding buku-buku novel pada umumnya.
Tolstoy menghabiskan waktu tiga tahun untuk menulis ulang sebagian besar buku War and Peace ini. Setelah itu ia mulai menulis karya besar kedua, Anna Karenina, yang diterbitkan bersama dengan beberapa novel tambahan.
Ia membuktikan telah menulis setiap hari ‘tanpa gagal’ –sebuah disiplin tinggi tanpa kompromi. Ini adalah satu-satunya cara untuk menjadi penulis yang benar-benar produktif.
Pernyataan Tolstoy sangat simpatik. Menulis setiap hari tanpa gagal, adalah tentang menjaga habit. Bukan soal bisnis atau karier semata-mata. Namun ia mendisiplinkan diri menulis setiap hari agar bisa menjaga habit yang sudah dibangun bertahun-tahun.
“Start by setting yourself a daily word count goal, no matter how small; Stephen King writes 2000 words every day – even on his birthday. You can start with 500 – as long as you keep writing without fail” –Story Artist, 2021.
“Mulailah dengan menetapkan sendiri target jumlah kata harian, tidak peduli seberapa kecil target Anda. Stephen King menulis 2000 kata setiap hari – bahkan di hari ulang tahunnya” (Story Artist, 2021).
Anda bisa mulai dengan 100 kata, atau bahkan dengan hanya satu kalimat saja. Yang penting Anda terus rutin menulis tanpa absen.
Bagaimana dengan Anda? Selamat berkarya, selamat mengubah dunia.
Bahan Bacaan
Ali Hale, 5 Ways to Build an Unstoppable Writing Habit, https://writetodone.com
Mayo Oshin, The Daily Routine of 20 Famous Writers (and How You Can Use Them to Succeed), https://medium.com, 15 Agustus 2017
Story Artist, 12 Habits That Made Tolstoy a Highly Profilic Author – Conquer the Writing Battle, https://storyartist.me, diakses 1 Desember 2021