.
Belajar dari Para Penulis Produktif
Oleh : Cahyadi Takariawan
“When you can’t create you can work” –Henry Miller.
.
Menulis adalah aktivitas kreatif, yang bercorak sangat dinamis. Pada dasarnya tidak ada satu cara atau teknik untuk produktif menulis yang bisa berlaku secara umum. Setiap penulis bisa memiliki cara dan teknik yang paling cocok untuk dirinya –yang bisa berbeda dengan orang lain.
Namun kita juga menyadari, tidak semua orang berbeda secara keseluruhannya. Selalu akan ditemukan orang-orang dengan sifat dan karakter yang sama atau hampir sama. Selalu ada orang-orang dengan situasi dan kondisi yang sama atau hampir sama. Untuk itu kita bisa saling belajar.
Salah satu tips untuk bisa produktif menulis, adalah dengan banyak belajar dari para penulis produktif. Mereka sudah terbukti memiliki banyak karya, maka kita belajar kepada mereka bagaimana bisa mendapatkan produktivitas dalam menulis. Tidak semua tips cocok untuk kita, namun akan ada hal yang bisa kita ambil sebagai inspirasi.
Kita batasi wilayah pembelajaran, hanya dalam konteks proses kreatif dan produktivitas menulis. Kita tidak sedang belajar atau mengadopsi ideologi, isme, keyakinan, ajaran, ataupun perilaku. Kita tengah belajar tips kreatif dan produktif menulis.
Seri # 17 – Belajar Produktif dari Henry Miller
Kali ini kita akan belajar dari Henry Miller, seorang penulis dan pelukis yang produktif. Siapakah jati dirinya? Mari kita simak.
Henry Valentine Miller, adalah seorang penulis kontroversial di zamannya. Lahir pada tahun 1891, wafat pada 1980 di Amerika Serikat. Di antara karya populer Miller adalah Tropic of Cancer (1934), Black Spring (1936), Tropic of Capricorn (1939), The Colossus of Maroussi (1941), Daisy Miller, dan lain sebagainya. Ia juga menulis memoar perjalanan dan esai-esai yang berisi analisis dan kritik sosial.
Karya-karya Miller yang mengungkap secara vulgar aspek seksualitas mengundang kontroversi, sehingga dilarang selama beberapa dekade di Amerika Serikat. Miller sering dijuluki sebagai seniman anarkhi kreatif, atas karya-karya yang cenderung memberontak terhadap berbagai kemapanan sosial dan budaya.
Kita tidak belajar tentang cara pandang dan ideologi penulisan Miller. Kita boleh tidak setuju atas apapun yang ia tulis, namun kita bisa belajar bagaimana ia bisa produktif menulis. Bukan soal isi, apalagi ideologi, namun soal daya kreativitas dan produktivitas menghasilkan karya.
11 “Komando”Menulis Miller
“Work according to program and not according to mood. Stop at the appointed time!” –Henry Miller.
Pada tahun 1932, Henry Miller, mengungkapkan “11 komando” yang membuat dirinya bisa konsisten menulis pada jadwal kerja dan rutinitas harian selama bertahun-tahun. Sebelas komando Miller itu adalah sebagai berikut.
1. Kerjakan satu per satu sampai selesai.
2. Tidak ada lagi buku baru, tidak ada lagi materi baru untuk “Black Spring”.
3. Jangan gugup. Kerjakan dengan tenang, gembira dan santai.
4. Bekerja sesuai program, bukan sesuai mood. Berhentilah pada waktu yang ditentukan!
5. Ketika Anda tidak dapat mencipta, Anda dapat bekerja.
6. Berikan sedikit semen setiap hari, daripada menambahkan pupuk baru.
7. Jaga manusia! Lihat orang, pergi ke berbagai tempat, jika Anda mau.
8. Jangan menjadi kuda-kuda! Bekerja dengan senang hati saja.
9. Buang program saat Anda menginginkannya — tetapi kembali lagi keesokan harinya. Konsentrasi. Persempit. Fokus.
10. Lupakan buku yang ingin Anda tulis. Pikirkan hanya buku yang sedang Anda tulis.
11. Menulis dulu dan selalu dahulukan menulis. Lukisan, musik, teman, bioskop, semua bisa dilakukan setelahnya.
Tentu saja tidak semua “sebelas perintah” harian Miller tersebut cocok untuk Anda. Tidak semua bisa diterapkan oleh banyak orang. Namun saya kira akan tetap ada poin-poin menarik untuk menjadi motivasi menulis secara produktif.
Secara pribadi, saya menemukan beberapa poin yang “klik” dengan kebiasaan menulis yang saya lakukan. Maka dalam beberapa postingan ke depan, akan saya ulas poin yang bersesuaian dengan kebiasaan saya.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah memiliki pola-pola baku yang bisa menyemangati proses menulis bagi Anda sendiri?
Bahan Bacaan
Mayo Oshin, The Daily Routine of 20 Famous Writers (and How You Can Use Them to Succeed), 15 Agustus 2017, https://medium.com/
Maria Popova, Henry Miller’s 11 Commandments of Writing and His Daily Creative Routine, https://www.themarginalian.org, 22 Februari 2012
David W. Berner, Writing Lessons from Henry Miller, https://writingcooperative.com, 27 Maret 2019