Kembali
Kepustakaan

Ajari Anakmu Sesuai Zamannya

 

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

 

Kalimat di atas sangat masyhur. Sangat sering dikutip untuk pembahasan parenting. Kalimatnya sangat motivatif sehingga menarik untuk dijadikan quotes.

Yang menjadi masalah adalah, siapakah yang mengucapkan kalimat tersebut? Jika kita searching melalui mesin pencari, dengan sangat mudah kita menemukan kalimat tersebut. Bertebaran di berbagai blog dan web. Redaksinya mirip, hampir sama. Namun, disandarkan kepada tokoh yang berbeda-beda.

Mungkinkah kalimat yang sama tersebut diucapkan oleh tokoh-tokoh yang berbeda? Bahwa mereka semua mengucapkan kalimat yang sama? Bahwa mereka semua menyatakan kalimat–“ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu”.

Siapa saja tokoh yang sering disandarkan padanya sebagai pemilik ucapan tersebut? Berikut hasil searching sederhana saya.

  1. Kalimat Tersebut Berasal dari Umar bin Khathab

Sebagian kalangan menyatakan, kalimat tersebut berasal dari Umar bin Khathab ra, dengan redaksi:

عَلِّمُوْا اَوْلاَدَكُمْ فَإِنّهُمْ سَيَعِيْشُ فِى زَمَانِهِمْ غَيْرَ زَمَانِكُمْ فَإِنَّهُمْ خَلَقَ لِزَمَانِهِمْ وَنحَنْ ُخَلَقْنَا لِزَمَانِنَا

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

Di antara blog / medsos yang memuat pernyataan bahwa kalimat tersebut dari Umar bin Khtahab adalah:

https://www.igi.or.id,

https://www.alirsyad.or.id

https://motivasee.com,

https://www.facebook.com/dudiabdullahmuttaqien

…dan lain-lain.

  1. Kalimat Tersebut Berasal dari Ali bin Abi Thalib

Sangat masyhur bahwa pemilik kalimat tersebut adalah Ali bin Abi Thalib. Bahkan dinyatakan sebagai “parenting ala Ali bin Abi Thalib”. Di antara blog / web yang memuat pernyataan bahwa kalimat tersebut dari Ali bin Abi Thalib adalah:

https://bincangsyariah.com

https://www.hidayatullah.com

https://www.djkn.kemenkeu.go.id

https://generasi-muslim-aswaja.blogspot.com

https://portaljogja.pikiran-rakyat.com

https://masshar2000.com

…dan lain-lain.

  1. Kalimat Tersebut adalah Hadits Nabi saw

Sebagian kalangan menyandarkan kalimat tersebut sebagai hadits Nabi saw. Rasulullah saw bersabda: “Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”.

Di antara blog / web yang memuat pernyataan bahwa kalimat tersebut hadits Nabi saw adalah:

https://www.republika.co.id

https://www.islampos.com

http://digilib.uinsby.ac.id/13434/4/Bab%201.pdf

https://rahma.id

https://ibtimes.id

https://ep.ibm.ac.id

…dan lain-lain.

  1. Kalimat Tersebut adalah Ucapan Socrates

Amien Nurhakim (2020) mengutip pernyataan Socrates, “Jangan paksakan anak-anakmu mengikuti jejakmu, mereka diciptakan untuk kehidupan di zaman mereka, bukan zamanmu”.

“Kutipan (Socrates) di atas ditulis oleh Imam Ahmad al-Syahrastani dalam kitabnya yang sangat masyhur terkait sejarah aliran-aliran pemikiran yang hingga saat ini masih menjadi rujukan, al-Milal wa al-Nihal (1404, juz 2: 82). Kitab yang lahir pada masa keemasan Islam ini dapat disebut juga sebagai ensiklopedia pemikiran dan kepercayaan”, ungkap Amien Nurhakim.

Amien Nurhakim menambahkan, “Banyak yang menyandarkan perkataan tersebut kepada Imam Ali bin Abi Thalib. Namun, penyandaran ini belum dapat jelas validitasnya. Parahnya, ada yang menyebutnya sebagai hadits”.

  1. Kalimat Tersebut Berasal dari para Filsuf Yunani

Abu Salma Al-Atsary (2020) menyatakan, “Sesungguhnya, lafazh ini berasal dari para Filsuf Yunani seperti Socrates ataupun Plato, dengan lafazh:

لا تكرهوا أولادكم على آثاركم ، فإنهم مخلوقون لزمان غير زمانكم

“Janganlah kalian memaksa anak-anak kalian mengikuti atsar (jejak/cara) kalian, karena mereka diciptakan di zaman yang bukan zaman kalian.”

Menurut Abu Salma Al-Atsary, perkataan ini disandarkan kepada Socrates oleh Ibnul Qayyim dalam Ighatsul Lahafan (II/265) dan Asy-Syahrastani dalam al-Milal wan Nihal (II/144). Dan disandarkan kepada Plato oleh Al-Amir Usamah bin Munqidz dalam Lubabul Adab (hal 237) dan Muhammad bin al-Hasan bin Hamdun dalam at-Tadzkirah al-Hamduniyah (I/256).

  1. Kalimat Tersebut Bukan Hadits Nabi saw

Abu Salma Al-Atsary (2020) menyatakan, “Saya tidak mendapati ada yang menisbatkan perkataan ini kepada Nabi saw kecuali di buku-buku atau tulisan orang-orang di tanah air. Maka saya katakan, bahwa tidak benar ini disandarkan kepada Nabi saw. Menyandarkan kepada Nabi saw, bukan hanya palsu, tapi La ashla lahu (tidak ada asalnya dari Nabi saw), dan menyebarkannya dengan mengatasnamakan Nabi termasuk dusta atas nama Nabi saw”.

“Situs islamQa yang diasuh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid hafizhahullahu menerangkan bahwa perkataan ini juga tidak diketahui ada sanadnya berasal dari Ali bin Abi Thalib ra maupun dari sahabat lainnnya (termasuk ‘Umar), bahkan tidak pula ada buktinya berasa dari salah seorang salaf shalih”, lanjut Abu Salma.

Demikian pula blog umma.id dalam rubrik Bimbingan Islam yang diasuh Dr. Sufyan Baswedan. Lc., MA menyatakan, “Hadits tersebut cukup terkenal namun tidak ditemukan asal-usulnya (sanadnya) dari Nabi saw sehingga tidak boleh disandarkan kepada Nabi saw”.

Saya kira, kesimpulannya sudah sangat jelas, bahwa kalimat tersebut bukan hadits Nabi saw. Juga sangat jelas bahwa pemilik kalimat tersebut diperselisihkan. Maka jangan sekali-kali menyebutnya sebagai hadits Nabi saw.

 

Sumber Bacaan

Abu Salma Al-Atsary, Sahihkah “Didiklah Anakmu Sesuai Zamanmu”, https://abusalma.net, 25 Oktober 2020

Amien Nurhakim, Didiklah Generasi Mengikuti Kebutuhan Zamannya!, https://www.nu.or.id, 22 Juli 2020

Silakan disimak, betapa beragam penyebutan kutipan tersebut dalam blog / web / medsos berikut ini:

https://www.igi.or.id/didiklah-dengan-anak-dengan-zaman-berbeda.html

https://motivasee.com/didiklah-anak-anakmu-itu-berlainan-keadaan-sekarang-2/

https://www.facebook.com/dudiabdullahmuttaqien/posts/899724960125200/

https://bincangsyariah.com/kalam/prinsip-parenting-ali-bin-abi-thalib/

https://www.hidayatullah.com/redaksi/surat-pembaca/read/2017/03/06/112912/didiklah-anak-kita-sesuai-zamannya.html

https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-lampung/baca-artikel/12936/Berenang-Memanah-dan-Berkuda-Dalam-Organisasi.html

https://generasi-muslim-aswaja.blogspot.com/2018/01/3-cara-mendidik-anak-menurut-sayyidina.html

https://portaljogja.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-25952757/mendidik-anak-menurut-ali-bin-abi-thalib-ajari-anak-sesuai-zamannya

https://masshar2000.com/2018/05/31/didiklah-anakmu-sesuai-jaman-apakah-hadits-shahih/

https://www.alirsyad.or.id/majulah-pendidikanku/

https://suaramuhammadiyah.id/2021/10/26/sinergi-apik-lahirkan-generasi-baik/

https://www.republika.co.id/berita/okfe0i396/didiklah-anak-sesuai-zamannya

http://digilib.uinsby.ac.id/13434/4/Bab%201.pdf

https://umma.id/post/hadits-tentang-mendidik-anak-sesuai-zamannya-354707?lang=id

https://rahma.id/pola-pengasuhan-lama-di-zaman-now/

https://ibtimes.id/memanah-renang-dan-berkuda-bukan-sunnah/

https://ep.ibm.ac.id/app-zoom-meet-webex/

https://www.islampos.com/mendidik-anak-sesuai-zamannya-8690/

 

Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.