Kembali
Teknik Menulis

Bagaimana Menulis dengan Lancar?

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

“Keep writing and keep striving to improve your writing. This is how you get truly great at something — Not only in writing, but also in life” –Lindsey Lazarte, 2018

.

Tema tulisan telah dipilih. Kerangka telah dibuat. Tujuan menulis telah dinyatakan. Segmen pembaca telah ditetapkan. Namun tetap saja tidak mulai menulis. Bingung dari mana mulai menulis.

Pernahkah Anda mengalami peristiwa seperti itu? Anda merasa sulit menulis sesuatu yang sudah ada dalam pikiran dan perasaan Anda. Anda yakin mengerti tentang materi yang akan Anda tuliskan, namun mengalami kebingungan saat akan menuangkan. Andda terpaku di depan layar laptop, untuk kemudian menutupmnya kembali.

Setiap orang punya kebiasaan yang berbeda dalam proses menulis. Namun, menghadapi kendala kebingungan tersebut, bisa digunakan langkah yang disarankan oleh Lindsey Lazarte berikut ini.

  • Write everything down first

Lazarte menyarankan, tuliskan semuanya terlebih dahulu. Tulis setiap pokok pikiran, keinginan, opini, argumen, contoh kejadian, quotes,  atau apa saja yang telah ada dalam diri Anda. Curahkan semua inspirasi yang ada di kepala dan hati. Tuliskan hal-hal yang menjadi pesan penting dari hadirnya tulisan tersebut.

Anda tidak perlu berpikir rumit saat menulis. Tugas Anda hanya satu : tulis saja semuanya. Jangan berhenti untuk membenarkan tulisan atau ejaan. Itu ada sesi sendiri nanti.

Bagi sebagian orang, memulai menulis mungkin merupakan bagian tersulit. Tetapi ketika Anda benar-benar memulai, Anda tidak akan berhenti. Anda akan terus menulis dengan asyik, menuangkan apa saja. Anda hanya perlu memaksa diri untuk memulainya. Jangan turuti kemauan untuk menunda.

Hasil tulisan ini bagian pertama ini mungkin saja tidak beraturan. Karena hanya menuangkan semua keinginan. No problem. Intinya, hal-hal yang penting, sudah Anda tuangkan semua. Tak ada yang tertinggal. Tak ada yang terlupa. Lebih baik nanti memotong atau membuang, ketimbang ada bagian yang terlewat belum dituliskan.

  • Trim the fat

Lazarte menyarankan, potong lemaknya. Setelah semua hal Anda tuliskan, baca ulang keseluruhannya. Jika Anda menemukan hal-hal yang tak perlu dan mengganggu, hapus saja. Jika Anda menemukan bagian yang membuat tidak indah, potong saja. Harus tega melakukannya.

Jangan sungkan untuk membuang paragraf yang tidak sejalan atau tidak diperlukan. Singkirkan contoh-contoh yang tidak relevan. Bahkan Lazarte menyarankan, “Mold your draft like a newly formed work of art”. Bentuk seperti karya seni yang baru.

Perbaiki kesalahan tulisan, kesalahan ejaan, kesalahan tanda baca, dan ketidaknyamanan gaya bahasa. Jika perlu, atur ulang urutannya. Buat menjadi tulisan yang lancar mengalir, enak dibaca, serta mudah dimengerti.

Bagian ini, memang memerlukan kecermatan, ketelitian dan kesabaran tersendiri. Anda harus memberikan porsi waktu yang memadai untuk tugas ‘pemotongan’ ini.

  • Read everything out loud

Lazarte punya saran unik, baca semua dengan suara lantang. Ia merasa jika membaca tulisannya dengan suara keras, akan lebih mudah ia rasakan. Apakah tulisannya sudah bagus atau belum. “Anda benar-benar dapat mendengar nada tulisan Anda ketika membacanya kembali untuk diri Anda sendiri dengan suara keras”, itu alasan Lazarte.

Rasakan, apakah tulisan Anda mudah dipahami pembaca. Jika tulisan Anda tidak masuk akal bagi Anda, artinya juga tidak masuk akal bagi orang lain. Membaca dengan suara lantang memungkinkan Anda mendengarkan hal-hal yang mungkin tidak dapat ditangkap oleh mata Anda, ujar Lazarte.

Terakhir, “Keep writing and keep striving to improve your writing. This is how you get truly great at something — Not only in writing, but also in life”. Teruslah menulis dan teruslah berusaha untuk meningkatkan kualitas tulisan Anda. Ini adalah cara agar Anda benar-benar hebat dalam sesuatu — tidak hanya dalam tulisan, tetapi juga dalam kehidupan.

Bahan Bacaan

Lindsey Lazarte, 3 Foolproof Ways to Improve Your Writing Flow, www.writingcooperative.com, 16 Juli 2018

Ilustrasi : https://www.goalcast.com

Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Dipublikasikan di Ruang Menulis. Kanal kreasi naskah, literasi, dan karya tulis terpilih.