.
Oleh: Cahyadi Takariawan
Sebuah doa mengajarkan kepada kita, agar senantiasa berlindung kepada Allah dari lima racun kehidupan. Lima hal yang apabila kita memiliki salah satu saja, sudah membuat masalah dalam kehidupan. Apalagi jika memiliki lebih dari satu.
Doa perlindungan tersebut adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ إنِّي أّعُوذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوءِ، وَمِنْ زَوْجٍ تُشَيِّبُنِي قَبْلَ المَشِيبِ، وَمِنْ وَلَدٍ يَكُونُ عَليَّ رَبّاً، وَمِنْ مَالٍ يَكُونُ عَلَيَّ عَذَابَاً، وَمِنْ خَلِيْلٍ مَاكِرٍ عَيْنُهُ تَرَانِي، وَقَلْبُهُ يَرْعَانِي؛ إِنْ رَأَى حَسَنَةً دَفَنَهَا، وَإِذَا رَأَى سَيِّئَةً أَذَاعَهَا
“Allahumma inni a’udzu bika min jarissu’, wa min zawji tusyayyibuni qablal masyib, wa min waladin yakunuu ‘alayya rabban, wa min malin yakunu ‘alayya ‘adzaban, wa min khalilin makirin ‘ainuhu tarani wa qalbuhu yar’ani, in ra’a hasanatan dafanaha wa idza ra’a sayyi-atan adza’aha”.
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang jahat; dari pasangan yang menjadikanku tua (beruban) sebelum waktunya; dari anak (keturunan) yang berkuasa kepadaku; dari harta yang menjadi siksa bagiku; dan dari kawan dekat yang berbuat makar kepadaku, matanya melihat dan hatinya terus mengawasi. Jika melihat kebaikanku ia sembunyikan, dan jika melihat kejelekanku, ia sebarkan” (HR. Thabrani. Syaikh Al-Albani menyebutkan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, 7: 377, no. 3137. Hadits ini maqthu’, yaitu merupakan perkataan tabi’in).
Lima Racun Kehidupan
Doa ini mengajarkan kepada kita semua, agar menjauhi sejauh-jauhnya lima racun dalam kehidupan.
Pertama, tetangga yang jahat
Betapa tidak nyaman hidup kita jika dikelilingi tetangga jahat. Pasti hidup kita tidak akan tenteram. Tetangga yang menimbulan gangguan, kerusakan, bahkan kerugian. Tetangga yang selalu membuat onar dan huru-hara. Inilah racun yang membuat hidup tidak nyaman.
Maka pilihlah tetangga salih salihah, sebelum membeli atau membangun rumah. Pastikan memiliki tetangga yang rajin ibadah dan bagus dalam bermuamalah.
Kedua, pasangan hidup yang menjadikan tua sebelum waktunya
Menikah dan hidup berumah tangga adalah untuk membuat ketenangan dalam jiwa. Namun hal itu tak akan terwujud jika memiliki suami atau istri yang berperilaku jahat, mudah melakukan KDRT, melakukan tindakan dosa dan maksiat tanpa mau bertaubat, dan berbagai perilaku mehyimpang lainnya.
Maka pilihlah suami atau istri yang bertakwa kepada Allah, yang selalu melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Suami atau istri yang bersedia bersinergi menuju ridha Ilahi.
Ketiga, anak durhaka yang “menguasai” orangtua
Ada anak yang mendominasi dan menguasai orangtuanya. Mereka tidak berbakti kepada kedua orangtua, bahkan menimbulkan kesengsaraan. Anak-anak yang tidak taat beribadah, suka melawan perintah, tidak bisa berbicara ramah, lebih senang marah-marah. Anak seperti ini adalah racun yang menyengsarakan kehidupan.
Maka didiklah anak-anak dengan kesungguhan jiwa, agar menjadisalih dan salihah. Anak-anak yang menjadi qurrata a’yun bagi kedua orangtuanya.
Keempat, harta yang menjadi siksa
Semua manusia ingin memiliki banyak harta. Namun jika harta tersebut tidak berkah, justru menimbulkan masalah. Banyak fasilitas melimpah ruah, namun cinta tidak bertambah. Harta yang justru menambah banyak musuh dan masalah. Inilah racun yang membuat hidup selalu lelah dan resah.
Maka carilah harta halal, yang dicari dengan cara-cara yang halal. Kelola harta dengan cara yang dibenarkan syariat. Harta yang digunakan untuk taat, bukan untuk maksiat.
Kelima, kawan dekat yang berbuat makar
Memiliki sahabat dekat tentu sangat membahagiakan. Namun jika bersahabat dengan orang jahat, akan berdampak meracuni kehidupan. Nabi menyatakan dengan detail, bahwa ada teman dekat yang berlaku makar, “matanya melihat dan hatinya terus mengawasi. Jika melihat kebaikanku ia sembunyikan, dan jika melihat kejelekanku, ia sebarkan”.
Maka pandai-pandailah memilih teman dekat. Jangan sembarangan memilih sahabat, agar tidak menderita dunia akhirat.