Ibu Adalah Kehidupan, Ibu Adalah Kekuatan

Ibu Adalah Kehidupan, Ibu Adalah Kekuatan

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Allah menciptakan perempuan dalam konstruksi yang unik. Lembut, namun sangat kuat. Mampu hamil sembilan bulan, melahirkan anak dengan sepenuh perjuangan, menutrisi melalui ASI selama dua tahun. Di saat yang sama, memiliki cadangan kasih sayang tak terhingga.

Bonding anak dengan ibu tercipta sejak dalam kandungan. Anak mendapat asupan ruhani dan nutrisi jasmani, melalui ibu. Setelah lahir, anak akan selalu lekat dengan ibu karena selalu memerlukan ASI sepanjang hari.

Maka ibu adalah kehidupan bagi bayi. Kekuatan ibu, akan mengalir menjadi kekuatan bayi. Kebahagiaan ibu akan mengalir menjadi kebahagiaan bayi. Tangis ibu, akan mempengaruhi bayi. Luka ibu, akan bisa melukai bayi.

Jill Savage menyatakan, “The profession of motherhood is all about influence”. Peran keibuan adalah tentang pengaruh. Ya benar, tentang pengaruh. Semua hal yang ada pada ibu, akan memengaruhi anak.

Maka, menjadi ibu adalah menjadi kekuatan pengaruh bagi generasi penerus. “You and I have an incredible opportunity to influence the next generation by what we do as a mother every day”, ujar Jill Savage. Semua ibu memiliki kesempatan istimewa untuk memengaruhi generasi –akan menjadi seperti apa kelak mereka nanti.

Ibu yang kuat (strong mother), akan melahirkan generasi yang kuat (strong generation) dan masyarakat yang kuat (strong society). Ibu yang kuat akan mencetak anak-anak yang kuat. Anak-anak yang kuat akan tumbuh menjadi generasi yang hebat. Generasi yang hebat akan membangun peradaban bermartabat.

This is why intentionality is so important during the years that we raise our family”, ungkap Jill Savage. Inilah sebabnya, mengapa kesungguhan, kedisplinan, kehadiran dan intensitas sebagai ibu, menjadi amat sangat penting. Jangan sia-siakan generasi mendatang dengan menyia-nyiakan kehidupan Anda sendiri.

Hari, bulan, tahun yang Anda lalui bersama keluarga, sangat fundamental pengaruhnya bagi pembentukan jiwa anak-anak. Tawa bahagia Anda, membuat hidup mereka ceria. Tangis derita Anda, membuat mereka terluka. Kekuatan Anda, adalah energi terbesar bagi mereka untuk menghadapi tantangan dunia.

Anda harus menjadi ibu yang tangguh, bukan ibu yang rapuh. Jangan biarkan diri Anda hidup dalam balutan luka. “Be intentional about your own healing from life’s hurts”, ujar Jill Savage. Bersungguh-sungguhlah melakukan penyembuhan dari luka hidup yang pernah Anda alami. Anda tak boleh mewariskan kepada anak-anak.

Be intentional about taking care of yourself”, ujar Jill Savage. Bersungguh-sungguhlah untuk menjaga diri Anda sendiri. Jika Anda tengah merasa tidak memiliki alasan untuk hidup, maka lihatlah anak-anak. Mereka adalah alasan utama Anda untuk bertahan hidup.

Be intentional about investing in your marriage”, ungkap Jill Savage. Bersungguh-sungguhlah untuk menjaga dan memperbaiki kualitas pernikahan Anda. Jika Anda tengah merasa tidak memiliki alasan untuk mempertahankan pernikahan, maka lihatlah anak-anak. Mereka adalah alasan utama Anda untuk menjaga keutuhan keluarga.

Be intentional about parenting”, ungkap Jill Savage. Bersungguh-sungguhlah dalam melakukan pengasuhan anak. Jika Anda tengah merasa rapuh, maka lihatlah anak-anak. Mereka adalah alasan utama Anda untuk tetap tangguh.

Be intentional about homemaking”, ungkap Jill Savage. Bersungguh-sungguhlah dalam menuntaskan berbagai pekerjaan dalam rumah tangga. Jika Anda tengah merasa sia-sia, maka lihatlah anak-anak. Mereka adalah alasan utama Anda untuk tetap memiliki makna.

Intentionality increases influence”, ungkap Jill Savage. Kesungguhan akan menguatkan pengaruh. Semakin Anda bersungguh-sungguh, semakin kuat pengaruh kebaikannya bagi diri Anda dan anak-anak Anda. Pengaruh yang Anda tanamkan kepada mereka, semakin kuat menghujam.

We cannot underestimate the power of mother love, the value of home and the significance of our intentional presence in the home”, ungkap Jill Savage. Anda tidak bisa meremehkan kekuatan cinta dari seorang ibu, nilai penting rumah dan kehadiran sosok ibu nyata di dalam rumah.

Mari menjadi ibu yang kuat, untuk mewujudkan keluarga yang kuat, masyarakat yang kuat, bangsa yang bermartabat, dan negara yang hebat.

Tulisan untuk menyongsong Penutupan Sekolah Ibu Yogyakarta (SIY) Batch 4, Sabtu 29 Agustus 2020, pukul 09.30 – 11.00 WIB. Live melalui Zoom Meeting dan akun Youtube Cahyadi Takariawan Official  www.youtube.com/c/CahyadiTakariawan. Ikuti dan simak bersama keluarga Anda.

Informasi dan pendaftaran : mbak Riri 082134945911.

 

 

 

Bahan Bacaan

Jill Savage, The Power of a Mothers Love, www.focusonthefamily.com, 1 Januari 2007

 

Cahyadi Takariawan

Cahyadi Takariawan telah menulis lebih dari 50 judul buku yang sebagian besarnya bertema keluarga. Aktivitasnya saat ini selain menulis adalah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Mendirikan Jogja Family Center (JFC) pada tahun 2000 sebagai kontribusi untuk mengokohkan keluarga Indonesia. Kini JFC bermetamorfosis menjadi Wonderful Family Institute. Beliau dapat diakses melalui Instagram @cahyadi_takariawan

Tinggalkan Balasan