Oleh: Evan S. Parusa
Alkisah ada suami yang sering makan di luar. Waktu lajang, dia memang seorang perantauan yang memiliki kesibukan seabrek. Sehingga seringkali ia tidak sempat masak sendiri untuk memenuhi kebutuhan perut. Lidahnya sering dimanjakan oleh warung-warung sekitar yang punya masakan lezat. Terlebih harga makanan di warung juga murah. Praktis untuk kebutuhan seorang bujang yang perlu makan enak, murah, sekaligus cepat.
Kebiasaan makan di luar ini tidaklah menjadi masalah ketika masih lajang. Namun menjadi masalah ketika sudah berpasangan. Seringkali masakan istri di rumah tidak tersentuh karena ketika pulang ke rumah suami sudah makan. Kurang komunikasi dan koordinasi. Apalagi budget keuangan pasangan yang seharusnya bisa untuk memenuhi kebutuhan lain, harus terpangkas karena suami masih terbiasa makan di luar.
Karena sungkan, istri tidak mengingatkan secara langsung. Suatu hari, ketika suaminya pulang, istri izin kepada suami untuk memasang foto di dompet suami. Suami tidak curiga ataupun bertanya, karena pikirnya, wajar saja bagi pasangan menempatkan foto istri di dompet.
Keesokan harinya, sepulang kerja, suami kembali mampir ke warung bersama kawan-kawannya. Ia kembali makan di luar. Ketika mengeluarkan dompet dan hendak membayar, foto istri terpampang di sana.
Seketika ia ingat istri. Ingat apakah istri sudah makan enak sebagaimana yang ia makan di warung saat itu, ingat istri di rumah makan bersama siapa, serta ingat pula bahwa ia sudah terlalu banyak mengeluarkan uang untuk makan di luar.
Ternyata menyimpan foto istri di dompet dapat membawa manfaat, salah satunya ingat istri ketika hendak membayar di kasir. Itulah trik yang dilakukan istri kepada suami, agar suami segera sadar tentang kebiasaan kurang baiknya yaitu makan di luar. Padahal makan di rumah bersama istri membawa keharmonisan rumah tangga. Maka memang sebaiknya suami makan di rumah bersama istri dan sudah sepatutnya istri menemani suami makan sebagaimana hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW
“Sekiranya seorang istri mengetahui betapa besar kewajibannya kepada suaminya, niscaya ia tidak akan beranjak untuk tetap menemani suaminya makan siang dan makan malam hingga selesai.” (HR Thabrani dari Muadz)
Maka sejak foto istri terpampang di dompet, suami membayar di kasir pakai QRIS, sehingga tidak perlu mengeluarkan dompet. Wallahu a’lam bish-showab