Kembali
Dunia Buku

Memilih Penerbit untuk Buku Antologi

.

Ayuk Membuat Buku Antologi – 14

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Setelah semua proses pracetak terselesaikan, sampailah pada tahap memilih penerbit. Di zaman kita hidup saat ini, amat sangat banyak pilihan penerbit. Kita dengan leluasa memilih penerbit, baik jenis penerbit mayor maupun penerbit indi.

Zaman dulu, kita harus rela antre di penerbit mayor. Berjubel, saking panjangnya antrean. Buku baru bisa terbit setahun atau dua tahun kemudian. Sekarang, tinggalkan kerumunan itu –karena masa pandemi 🙂 Saatnya memilih penerbit dengan leluasa.

Ada beberapa alternatif dalam menerbitkan buku antologi. Saya bagi menjadi tiga jenis penerbitan buku antologi.

Jenis Pertama : Self Publishing

Yang dimaksud dengan self publishing adalah, Anda menerbitkan buku menggunakan jasa percetakan –bukan melalui lembaga penerbitan. Jasa percetakan, artinya memiliki izin usaha sebagai percetakan. Bukan sebagai penerbitan.

Ingat, jika memilih cara ini, Anda tidak bisa mendapatkan ISBN untuk buku antologi. Karena individu dan jasa percetakan tidak bisa mengurus ISBN. Yang bisa mengurus ISBN hanya lembaga penerbitan saja.

Konsekuensi lainnya, Anda harus melakukan edit, layout, membuat cover, hingga buku siap dicetak oleh percetakan. Pihak percetakan tidak mengurus editing, layout dan lain-lain. Mereka hanya mencetak buku saja.

Dalam metode ini hanya ada dua pihak yang terlibat, yaitu pihak penulis (yang diwakili oleh panitia / tim kerja) dan pihak percetakan buku. Tim membayar sendiri semua biaya percetakan untuk mencetak buku.

Tim harus juga memasarkan buku antologi itu, apabila buku tersebut hendak dijual bebas. Pihak percetakan tidak mengurus pemasaran.

Di buku hanya tercantum nama penulis serta nama percetakan, tidak ada nama serta logo penerbit. Tidak ada pula nomer dan barcode ISBN dari Perpustakaan Nasional.

Bolehkah buku beredar tanpa nomer ISBN? Sangat boleh. Jika buku antologi dicetak hanya untuk keperluan terbatas, tidak untuk diperjualbelikan secara luas, tidak ada urgensinya mengurus ISBN.

Jenis Kedua : Penerbitan Indi

Anda juga bisa memilih jasa penerbit indi –singkatan dari independent. Penerbit indi adalah lembaga penerbitan buku yang berizin, legal formal. Dengan demikian, bisa mengurus ISBN untuk buku Anda.

Melalui penerbitan indi, Anda bisa menerbitkan buku dalam jumlah berapapun sesuai pesanan. Ini bedanya dengan penerbit mayor, di mana jumlah eksemplar buku ditentukan sepenuhnya oleh pihak penerbit. Di penerbit indi, Anda yang menentukan jumlah eksemplar. Menerbitkan 10 buku, atau 100 buku, atau 1.000 buku, semua dilayani.

Model penerbitan indi sendiri ada dua jenis. Jenis pertama adalah self finance indie label. Artinya Anda membayar sendiri biaya edit, layout, cover, dan percetakan. Penerbit indi hanya membantu menerbitkan buku saja beserta ISBN. Jenis kedua adalah non-self finance, di mana pihak penerbit indi membiayai semua biaya dari awal sampai akhir, hingga terbitnya buku.

Di buku –selain tercantum nama Anda sebagai penulis– juga tercantum nama dan logo penerbit indi beserta ISBN. Melalui penerbit indi, buku antologi Anda layak dijual secara luas, karena memiliki kredibilitas legal formal, serta memiliki ISBN.

Di zaman sekarang, dengan mudah Anda bisa mencari informasi penerbit indi, dan sekaligus melakukan kontrak kerjasama. Berikut contoh penerbit indi yang siap menerbitkan buku Anda: Saya pilihkan yang cenderung low price, ramah harga.

  • Ziqron Studio –CP Aziz 0816 5444 505
  • Madani Kreatif / MK –CP Widy 085713888005

Silakan kontak CP untuk bertanya dan berdiskusi langsung guna penerbitan buku Anda.

Jenis Ketiga : Penerbit Mayor

Inilah model penerbitan buku yang paling konvensional dan dikenal sajak zaman dulu. Penerbit mayor adalah industri penerbitan buku yang bermodal besar. Memiliki izin resmi, reputasi dan jaringan pemasaran yang luas. Anda bisa menawarkan naskah buku antologi ke penerbit mayor. Jika naskah Anda diterima, akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak penerbitan.

Dalam penerbitan mayor, naskah Anda akan dilakukan editing, semua proses pracetak seperti layout, desain cover dan ISBN, sepenuhnya diurus pihak penerbit. Semua biaya penerbitan hingga pemasaran ditanggung pihak penerbit.  Anda hanya menyetor naskah dan menerima royalti atau sistem beli putus.

Jika semua penulis dalam buku antologi tersebut tergolong pemula –belum dikenal memiliki buku sebelumnya, biasanya penerbit mayor menghendaki proposal. Jika para penulis buku antologi sudah dikenal oleh penerbit mayor, mereka tidak memerlukan proposal dari Anda.

Proses penerbitan buku di penerbit mayor itu antre. Bahkan kadang-kadang lama, bertahun-tahun, sampai penulis tidak sabar. Di penerbitan mayor, mereka memiliki sangat banyak variabel untuk menentukan buku yang akan diterbitkan. Maka harus rela antre untuk menunggu jadwal terbitnya buku.

Selamat berkarya, selamat mengubah dunia.

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di Ruang Menulis. Kanal kreasi naskah, literasi, dan karya tulis terpilih.