Kembali
Dunia Buku

Mengapa Harga Cetak Buku di Penerbit Bisa Berbeda-beda?

.

Ayuk Menulis Buku Antologi – 21

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Dalam berbagai postingan sebelumnya telah saya sampaikan perkiraan harga cetak buku, dengan perbandingan tiga penerbit indi di Yogyakarta. Tampak degan jelas, harga di satu penerbit berbeda secra nyata dengan harga di penerbit lainnya, untuk kualifikasi buku yang sama.

Mengapa bisa terjadi perbedaan harga, bahkan dengan selisih yang tajam? Tentu ada sangat banyak faktor, yang membuat harga cetak buku di setiap penerbit bisa berbeda-beda.

Di antara penyebab perbedaan harga tersebut adalah:

  • Kualitas penerbit indi

Ada penerbit yang sudah lama dan terpercaya, ada penerbit yang baru saja berdiri dan belum dikenal kualitasnya. Yang sudah lama dan tetap eksis, berarti sudah banyak pengalaman. Yang baru berdiri, berarti belum banyak pengalaman.

Kualitas penerbit di antaranya menyangkut kualitas editing, kualitas layout, juga kualitas cover. Secara teknis percetakan, bisa dilihat dari sisi kerapian pengerjaan buku, ketelitian, kualitas cetak, serta ketepatan waktu.

  • Kepemilikan Mesin Cetak

Ada penerbit indi yang memiliki mesin cetak sendiri, ada penerbit indi yang tidak memiliki mesin cetak sendiri. Untuk penerbit indi yang tidak memiliki mesin cetak sendiri, mereka akan bekerja sama dengan jasa percetakan. Dengan demikian ada rantai pembiayaan yang lebih panjang.

Jika penerbit memiliki mesin cetak sendiri, mereka bisa bekerja lebih efektif. Tidak perlu menggandeng pihak lain sebagai mitra, yang bisa menimbulkan tambahan biaya.

  • Kualitas mesin cetak

Sangat banyak jenis dan kualitas mesin cetak. Ada penerbit indi yang membeli mesin terbaru. Ada penerbit indi yang menggunakan mesin-mesin kuno. Merk mesin cetak juga sangat berpengaruh terhadap kualitas cetakan.

Sangat wajar jika penerbit menggunakan mesin-mesin terbaru dan canggih, memberikan pengaruh kepada tingginya harga cetak. Sedangkan mesin-mesin lama dan masih berteknologi jadul, bisa memberikan harga lebih murah.

  • Profesionalitas penerbit

Pada penerbit yang lebih profesional, mereka berani menggaransi ketepatan waktu dan kualitas hasil. Dengan demikian, tidak terjadi kemunduran dari jadwal terbit. Mereka juga menggaransi apabila terjadi kesalahan cetak, sepenuhnya akan diganti.

Penerbit yang tidak profesional, bisa jadi baru dalam tahap ‘uji coba’ usaha. Tidak jarang, ketika penulis hendak cetak ulang, penerbitya sudah tidak ada. Alamat dan nomer telepon sudah tidak bisa dihubungi lagi.

  • Ketiadaan Standar

Faktor berikutnya yang menyebabkan perbedaan tajam antara satu penerbit dengan penerbit lainnya adalah ketiadaan standar harga cetak. Beda dengan harga gula pasir, ada harga standar yang ditetapkan.

Oleh karena tidak ada standar harga cetak, maka setiap penerbit berhak membuat harga sendiri. Customer bebas memilih penerbit. Boleh memilih yang low budget. Boleh memilih yang paling mahal. Semua disesuaikan kemampuan customer.

Bisakah Menerbitkan Buku Secara Murah Meriah?

Jika melihat semua komponen biaya untuk menerbitkan sebuah buku, bisa membuat penulis pemula enggan untuk menerbitkan buku. Maka supaya bisa menerbitkan buku secara murah meriah, kerjakan semua komponen pracetak secara mandiri.

Lakukan editing dan proofreading secara mandiri, ini sudah menghemat sangat banyak biaya. Jika melakukan outsourcing profesional, biaya editing yang paling mahal. Namun tentu saja, mahalnya biaya editing ini akan terbayar dengan kualitas hasil yang prima. Buku Anda tampil elegan, dan tidak ‘memalukan’, karena ditangani editor profesional.

Selanjutnya, lakukan setting / lay out buku secara mandiri. Jika Anda mengerti teknologi lay out buku, ini bukan pekerjaan sulit. Bisa dipelajari. Jika dikerjakan sendiri, ini juga menghemat biaya.

Selanjutnya, desain cover buku Anda secara mandiri. Sekarang sudah banyak desain cover yang disediakan secara gratis, misalnya menggunakan aplikasi Canva dan yang semacamnya.

Jika Anda menerbitkan buku antologi, maka jenis-jenis pekerjaan tersebut bisa Anda bagi-bagi kepada peserta. Para peserta bisa bekerja sama secara efisien dan ekonomis. Tinggal memikirkan biaya cetak yang ditanggung secara kolektif oleh peserta antologi.

Demikianlah cara menerbitkan buku secara ekonomis. Namun tentu saja kualitasnya, sekadar dengan kualitas si pembuat buku. Bukan kualitas profesional. Semua pilihan, ada plus dan minusnya. Tak ada pilihan sempurna. Namun intinya, sangat bisa membuat buku secara murah meriah.

Selamat berkarya, selamat mengubah dunia dengan karya Anda.

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di Ruang Menulis. Kanal kreasi naskah, literasi, dan karya tulis terpilih.