Kembali
Motivasi Menulis

Menghasilkan Prestasi Selama Isolasi Mandiri

.

Catatan Isoman Hari Ke – 5    

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Selama masa isolasi mandiri harus banyak istirahat. Betul. Harus itu. Pembentukan imunitas akan terwujud ketika kita tidur nyenyak. Biar sistem imun kita bisa kuat dan menang melawan virus.

Namun bukan berarti tidak ada hal yang bisa dilakukan sama sekali selama isolasi mandiri. Hanya saja harus mengukur diri, dan disiplin dengan jadwal yang direkomendasikan dokter. Selama masa isoman, saya terhubung dengan seorang dokter spesialis penyakit dalam yang terus menginstruksi saya.

Saya pribadi, hari ini Selasa 10 Agustus 2021 masuk hari kelima isoman. Alhamdulillah kondisi masih aman terkendali. Biasalah ada pusing, radang tenggorokan, dan lemas.

Saya tertarik untuk menerapkan konsep ajuan Martin Seligman selama menjalani isoman. Lima aspek yang diyakini bisa memberikan pertumbuhan bagi kebahagiaan, yakni positive emotion (emosi positif), engagement (kelekatan), relationship (relasi yang positif), meaning (kemampuan memberi makna) dan accomplishment (pencapaian / prestasi).

Pada postingan sebelumnya telah saya sampaikan aspek pertama (positive emotion), kedua (engagement), ketiga (relationship) dan keempat (meaning). Kali ini saya ajak Anda untuk membahas aspek kelima yang mampu memberikan pertumbuhan kebahagiaan, termasuk saat tengah isoman, yaitu memiliki pencapaian atau prestasi (accomplishment).

Bagaimana Menghasilkan Accomplishment?

Pencapaian sebuah target berpengaruh terhadap kebahagian seseorang. Demikian pula kemampuan untuk mencapai prestasi tertentu, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Ini berlaku dalam sangat banyak bidang kehidupan, termasuk saat menjalani isolasi mandiri.

Setiap dari kita kondisinya berbeda-beda, di masa isloasi mandiri. Maka tetapkan target sederhana dan realistis agar bisa dicapai. Jenis target juga sangat beragam, sesuai minat dan bakat masing-masing.

  • Target bacaan Al Qur’an

Bagi Anda yang beragama Islam, Anda bisa bisa menetapkan target dalam bacaan Al Qur’an. Apakah sehari satu halaman, sehati satu lembar, sehari satu ruku’ atau sehari satu juz. Sesuai kemampuan masing-masing.

Ketika Anda mampu mencapai target harian dalam bacaan Al-Qur’an, akan memberikan kebahagiaan selama isoman. Perasaan mampu mencapai targetb adalah salah satu bentuk accomplishment yang menumbuhkan kebahagiaan.

  • Target hafalan Al Qur’an

Sebagian yang lain, menetapkan target menam harian.bah hafalan ayat Al-Qur’an. Mungkin menarget sehari satu ayat, dua ayat, atau sehari satu halaman dan dua halaman. Semua kembali kepada kondisi dan kemampuan masing-masing.

Bagi para penghafal Qur’an, bisa menetapkan target muraja’ah harian. Hal-hal yang sebenarnya sudah rutin dilakukan sebelum isoman, menjadi lebih bermakna saat ada pencapaian target dengan bilangan tertejntu.

  • Target menghafal doa dan dzikir

Sebagian yang lain bisa memanfaatkan masa isoman dengan membuat target menambah julah hafalan doa dan dzikir. Ada sangat banyak doa-doa dan dzikir yang diajarkan Nabi saw, bisa ditarget harian doa-doa dan dzikir apa saja yang akan dihafalkannya.

Dengan demikia selesai isoman ada sangat banyak doa-doa dan dzikir yang berhasil dihafal. Selain bermanfaat untuk kehidupan pasca isoman, juga memberikan pertumbuhan kebahagiaan selama masa dikurung dalam kamar/

  • Target menulis

Sejak memasuki masa pandemi di awal 2020, saya mencanangkan target sederhana. Saya harus memproduksi minimal satu tulisan yang saya posting di blog pribadi setiap hari. Maka saya bekerja keras dan bersungguh-sungguh mencapai target sederhana ini, di tengah berbagai aktivitas saya.

Demikian pula di masa isoman, target tetap saya lanjutkan dengan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Tidak boleh terlalu memaksa atau memforsirt diri yang memperlama proses kesembuhan.

  • Target berbagi

Anda bisa membuat target berbagi, dalam bentuk apapun. Misalnya berbagi nasi atau makanan setiap hari kepada orang yang memerlukan. Berbagi bantuan bahan konsumsi bagi masyarakat yang tidak mampu. Tentu secara teknis harus dikelola oleh pihak lain.

Apabila berhasil mencapai target berbagi, akan merasa bahagia. Ini sekaligus prestasi bagi kita selama masa isolasi mandiri. Sederhana, mendefinisikan target dan prestasi. Namun begitu berhasil mencapai, ini menambah kebahagiaan dalam diri kita.

Bagaimana dengan Anda? Mudah-mudahan Anda tidak perlu mengalami isoman, karena selalu menaati protokol kesehatan.

Bahan Bacaan

Martin Seligman, Flourish, A Visionary New Understanding of Happiness and Wellbeing, Atria Books, 2012

Melissa Madeson, Seligman’s PERMA+ Model Explained: A Theory of Wellbeing, 22 Mei 2021, https://positivepsychology.com/

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di Ruang Menulis. Kanal kreasi naskah, literasi, dan karya tulis terpilih.