.
Ayuk Membuat Buku Antologi – 12
Oleh : Cahyadi Takariawan
.
Sembari menunggu proses editing naskah dan penentuan judul, bisa pula sekaligus dilakukan pembahasan penentuan cover buku. Ini juga termasuk proses yang seru, karena melibatkan banyak keinginan maupun sudut pandang.
Sebagaimana judul buku, masing-masing kontributor naskah memiliki ‘selera’ tersendiri terkait cover.Ada yang ingin corak sederhana, ada yang ingin corak ramai, ada yang ingin tema bunga, ada yang ingin tema mistis, ada yang ingin tema kota, dan lain sebagainya.
Ada beberapa proses terkait dengan penentuan cover buku antologi. Hal ini bisa masuk dalam poin kesepakatan di awal proses pembuatan antologi.
- Usulan dari Para Kontributor Naskah
Jika sifat buku antologi adalah untuk menjalin persahabatan, keakraban, atau pembelajaran, cover buku bisa berasal dari usulan para kontributor. Semua kontributro diminta mengajukan usulan cover buku, untuk menjadi alternatif dalam penentuan akhir.
Tidak ada usulan cover yang ditolak. Semua usulan ditampung dan ditampilkan. Satu orang kontributor boleh mengajukan lebih dari satu usulan, untuk memperbanyak jumlah pilihan.
Cara mengajukan usulan, bisa dengan desain yang dibuat sendiri oleh kontributor naskah. Mungkin ada di antara para kontributor yang telah terbiasa membuat desain cover. Mereka bisa mengajukan usulan cover.
Namun usulan bisa pula dengan mengirimkan contoh cover buku yang telah ada. Misalnya, ada cover buku yang dianggap menarik oleh peserta, maka ia bisa mengajukan cover buku tersebut sebagai inspirasi. Ini bagi para peserta yang tidak bisa membuat desain cover.
Saya terbiasa mengunjungi toko buku besar untuk mendapatkan inspirasi cover buku. Saya beli buku yang covernya bagus, untuk saya tunjukkan kepada pihak desain cover bahwa saya ingin membuat cover yang semacam itu. Tentu tidak boleh sama persis. Kita hanya mengambil ide dasar atau elemennya saja.
- Usulan dari Pihak Inisiator
Jika inisiator buku antologi adalah instansi atau lembaga formal, biasanya mereka telah menyiapkan semua hal untuk penerbitan buku, termasuk cover. Misalnya, sebuah lembaga pendidikan mengundang para pakar untuk menyumbangkan pemikiran terkait pendidikan melalui tulisan. Biasanya pihak penyelenggaran telah menyediakan judul beserta cover buku.
Apalgi jika inisiator adalah lembaga penerbit buku. Mereka telah memiliki pengalaman dan SDM handal untuk merancang cover buku. Bisa jadi dari awal [ihak inisiator telah memiliki pilihan cover buku. Kontributor tidak dilibatkan dalam penentuan cover buku.
- Usulan dari Pihak Lain
Sebuah komunitas yang membuat buku antologi, mereka bisa meminta tolong kepada pihak profesional untuk membuat cover buku. Terlebih ketika dalam komunitas tersebut tidak ada yang ahli dalam pembuatan cover buku. Mereka cenderung mempercayakan kepada pihak lain yang dianggap mumpuni.
Pihak lain di sini bisa berupa personal –seorang desainer yang spesialis membuat cover buku. Bisa pula diserahkan sepenuhnya kepada penerbit yang akan menerbitkan buku tersebut.
Jika buku diterbitkan melalui penerbit mayor, mereka tentu akan membuatkan cover. Jika melalui penerbit indi, tergantung kontrak antara penerbit dan pemilik naskah buku / penyelenggara antologi.
- Penentuan Akhir dengan Voting
Ketika semua kontributor mengajukan usulan cover buku –bahkan mengajukan lebih dari satu, akan terkumpul sangat banyak alternatif cover. Proses ini sering kita temukan dalam grup-grup whatsapp pembuatan antologi.
Biasanya semua usulan cover ditampilkan, dan ditentukan keputusan melalui mekanisme voting. Para alumni Kelas Menulis Online (KMO) Alineaku, biasa membuat ikatan kebersamaan dengan buku antologi karya bersama. Proses penentuan cover dilakukan secara voting terhadap semua usulan cover yang masuk.
- Penentuan Akhir Melalui Tim
Setelah menerima banyak usulan cover, tim kerja atau panitia berhak untuk dipercaya menjadi penentu akhir. Maka penentuan cover bisa dipercayakan kepada tim kerja atau panitia yang memproses pembuatan buku antologi, berdasarkan usulan dari peserta.
Tim kerja akan membahas dan menimbang semua usulan cover yang telah masuk. Mereka bisa menggunakan mekanisme pembahasan linear –satu per satu cover dibahas. Bisa juga menggunakan mekanisme voting di internal tim kerja.
- Penentuan Akhir Melalui Jajak Pendapat
Ada teknik menentukan cover buku yang melibatkan pembaca. Beberapa cover buku diposting melalui media sosial, kemudian meminta keterlibatan netizen untuk ikut memilih cover buku yang mereka suka. Cover ditentukan berdasarkan hasil jajak pendapat tersebut, yang mendapatkan pilihan terbanyak dari netizen.
Keuntungan cara ini adalah melibatkan pembaca dalam proses pembuatan cover. Akan membuat keterikatan emosional antara pembaca terhadap buku tersebut. Kehadiran buku ditunggu-tunggu oleh pembaca.
- Penentuan Akhir Melalui Survei
Salah satu fungsi cover adalah menjadi daya tarik bagi calon pembeli. Pada beberapa penerbit mayor, mereka melakukan survei pasar atas buku yang akan diterbitkan, termasuk tampilan covernya. Hasil survei digunakan untuk mengambil keputusan, cover manakah yang akan digunakan.
Survei bisa melalui berbagai cara atau teknis. Sejak survei ‘serius’ yang melibatkan lembaga survei pasar, sampai survei simpel melalui metode online. Hal ini untuk melihat respon pasar atas cover buku yang ditawarkan. Diharapkan akan terpilih cover buku yang paling dicari oleh pembaca.
Selamat berkarya, selamat mengubah dunia.