@ cahyadi takariawan
.
Di Maluku, larut aku dalam Papedamu
Aroma laut telah menyatu dengan rindu
Terhempas-hempas di pasir Natsepa
Seakan tidak memberiku waktu, sebentar saja menemuimu
Sajakmu telah beranjak, pergi jauh melintas dermaga demi dermaga
Aku kehilanganmu, dalam batas yang tak terlintas
Terlambat, katamu. Kini engkau telah memutih cahaya
Wangimu menggenggam seluruh jasadku
Hilang segala hasrat, tanpa sisa, melebur di sisi Pulau Aru
Ambon 17 Mei 2016