Kembali
Motivasi Menulis

Spirit Menulis dari Tokoh Dunia – 10

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

“It is still widely believed that a writer and a poet can work only in moments of inspiration. Is it the reason why writers wait for this inspiration for years and do not get anything? I am convinced only of one thing: inspiration comes during hard work” –Alexander Ostrovsky.

.

Anda belum mulai menulis karena masih menunggu inspirasi? Saya telah membahas ‘kesalahan’ seperti ini dalam 10 episode “Menjadi Writer Bukan Waiter”. Simak kembali di blog ini. Menunggu inspirasi untuk menulis adalah tindakan sia-sia.

Sebagaimana sudah sering saya sampaikan, satu-satunya cara untuk menjadi penulis produktif adalah : rutin menulis setiap hari. Ini soal membangun habit, bukan soal menunggu inspirasi.

“It’s a mistake to think that you need to wait for inspiration or a sign. You could spend your whole life waiting” –Yulia Shamporova, 2018.

Yulis Shamporova (2019) menyatakan, “Adalah suatu kesalahan untuk berpikir bahwa Anda perlu menunggu inspirasi atau isyarat. Anda bisa menghabiskan seluruh hidup Anda menunggu”. Saya sepakat pernyataan ini. Seumur hidup Anda  hanya akan menjadi ‘penunggu’ dan tidak pernah menjadi penulis, jika Anda bersikap menunggu.

Tak Ada yang Harus Anda Tunggu

“Don’t loaf and invite inspiration; light out after it with a club, and if you don’t get it you will nonetheless get something that looks remarkably like it”—Jack London.

Jack London adalah salah satu penulis produktif yang tidak menunggu datangnya inspirasi. Ia prnah mengatakan, “Anda tidak bisa menunggu inspirasi. Anda harus mengejarnya dengan pemukul”.

Ia juga menyarankan, “Jangan bermalas-malasan dan mengundang inspirasi; matikan itu dengan tongkat. Jika Anda tidak mendapatkan inspirasi, Anda tetap akan mendapatkan sesuatu yang serupa”.

Ternyata begitulah petuah dan spirit dari para penulis dunia. Mereka terus menulis, apakah tengah memiliki inspirasi atau tidak. Penulis drama yang paling terkenal di Rusia, Alexander Ostrovsky meyakini, inspirasi itu tidak ditunggu. Jika Anda mulai menulis, maka inspirasi akan datang.

“Masih diyakini secara luas bahwa seorang penulis dan penyair hanya dapat bekerja pada saat-saat mendapatkan inspirasi. Alasan inikah yang membuat penulis menunggu inspirasi selama bertahun-tahun dan tidak mendapatkan apa-apa? Saya hanya meyakini satu hal: inspirasi datang selama bekerja keras”, demikian ujar Ostrovsky.

“The fact of the matter is this: great writers don’t wait for inspiration to strike, they sit down and go to work every day whether they feel inspired or not” –Tom Belskie, 2019.

Setelah belajar dari banyak penulisproduktif, Tom Belskie menyimpulkan, “Faktanya adalah ini: penulis hebat tidak menunggu inspirasi datang, mereka duduk dan pergi bekerja setiap hari apakah mereka merasa terinspirasi atau tidak”.

Hanya Satu Kata : Menulislah!

“Writer’s block isn’t real. If I don’t write something on a given day it’s not because of some imaginary writer’s disease. The only reason is that I didn’t do it. I didn’t write” –Tom Belskie, 2019.

Saya tergelitik dengan ungkapan Belskie tentang writer’s block yang sering dijadikan sebagaimitos dan alasan pembenar untuk tidak menulis. Bagi Belskie, writer’s block itu khayalan, tidak nyata. Hanya digunakan sebagai tameng alasan kemalasan menulis.

“Blok penulis itu tidak nyata. Saya tahu itu menyinggung beberapa orang, tetapi itu benar-benar luar biasa”, ujar Belskie. “Jika saya tidak menulis sesuatu pada hari tertentu, itu bukan karena penyakit penulis imajiner. Satu-satunya alasan adalah karena saya tidak melakukannya. Saya tidak menulis”.

Menurut Belskie, jika seseorang tidak menulis, itu bukan karena terhambat block writer’s. Tetapi karena ia tidak menulis. Andai saja ia menulis, maka writer’s block itu tidak ada. Jadi, writer’s block itu hanyalah mitologi untuk pembenaran kemalasan diri dalam menulis.

“Inspiration will come and go just as beautiful views come and go along a hiking trail. You still have to walk the sometimes dark and often lonely road from viewpoint to viewpoint. The trees and boulders and brush aren’t going to suddenly pick themselves up and get out of your way. Writing is no different, or creative work of any kind for that matter” –Tom  

Belskie menyatakan, “Inspirasi akan datang dan pergi sama seperti pemandangan indah datang dan pergi di sepanjang jalur pendakian”. Jika Anda mendaki gunung, akan menjumpai berbagai spot pemandangan eksotis. Pemandangan indah itu datang dan pergi, sama seperti inspirasi. Anda tidak perlu menunggu pemandangan indah, namun tetaplah berjalan menelusuri jalur pendakian.

“Anda masih harus berjalan di jalan yang terkadang gelap dan sering sepi dari satu sudut pandang ke sudut pandang lainnya. Pepohonan dan batu-batu besar dan semak-semak tidak tiba-tiba bangkit dan menyingkir”, lanjut Belskie. “Menulis tidak berbeda dengan itu, atau karya kreatif dalam hal apa pun juga sama”, tambahnya.

“You Just Sit Down at a Typewriter and Bleed”

“Writing is easy, you just sit down at a typewriter and bleed”.

“Menulis itu mudah, Anda hanya duduk di depan mesin tik dan berdarah”. Quote terkenal ini sering disematkan kepada Ernest Hemingway. Namun tidak ada cukup bukti bahwa Hemingway pernah mengatakan hal tersebut (Tom Belskie, 2019).

Penelusuran yang dilakukan oleh situs Quote Investigator (2011) menunjukkan bahwa ada banyak penulis yang mengungkapkan kalimat serupa dengan itu. Misalnya, Red Smith, seorang jurnalis yang menulis untuk kolom rutin di koran harian. Dalam sebuah perbincangan, ia ditanya apakah menulis kolom harian itu sulit?

“Walter Winchell bercerita, bahwa Red Smith ditanya apakah membuat kolom harian bukan tugas yang berat? Red Smith menjawab, “Kenapa? Tidak! Anda cukup duduk di depan mesin tik, membuka pembuluh darah Anda, dan berdarah” (Quote Investigator, 2011).

“Red Smith was asked if turning out a daily column wasn’t quite a chore. ”Why, no,” dead-panned Red. “You simply sit down at the typewriter, open your veins, and bleed” –Walter Winchell, 1949.

Istilah pembuluh darah dan darah, yang digunakan untuk motivasimenulis,pernah digunakan pula oleh Paul Gallico dalam buku “Confessions of a Story Writer” (1946). Gallico menuliskan, “Hanya ketika Anda membuka pembuluh darah dan sedikit berdarah ke halaman, Anda bisa menjalin kontak dengan pembaca Anda”.

“It is only when you open your veins and bleed onto the page a little that you establish contact with your reader” –Paul Gallico, 1946.

Jadi, ungkapan “Menulis itu mudah, Anda hanya duduk di depan mesin tik dan berdarah”, memang pernah diungkapkan banyak tokoh dengan kalimat yang berbeda-beda. Meskipun tidak ada bukti kuat bahwa Ernest Hemingway pernah mengatakan kalimat itu, kenyataannya adalah “Dia bekerja keras untuk menulis dan kemudian menulis ulang lagi dan lagi sampai itu sempurna” (Tom Belskie, 2019).

Oleh karena itu, tanpa harus mempersoalkan dan memperdebatkan siapa pemilik quotes itu, yang jelas adalah spirit menulis para tokoh dunia itu sama. Yaitu mereka terus menulis rutin, tidak menunggu datangnya inspirasi. Jika Anda telah memiliki habit menulis harian, maka Anda akan menjadi penulis produktif.

“But there’s no solid evidence to support him ever having said that. He worked his ass off writing and then rewriting over and over again until it was perfect. Don’t fall for these romantic notions” –Tom Belskie (2019).

Mengapa harus rutin menulis setiap hari?Menurut Belskie, karena “Hari-hari di mana Anda tidak merasa terinspirasi mungkin akan lebih banyak dibandingkan hari-hari di mana Anda merasa terinspirasi”. Maka Belskie menyarankan, “Anda harus meletakkan pena di atas kertas. Anda harus menulis dan Anda harus mengetik, mati-matian. Dan Anda harus melakukannya setiap hari”.

“You have to put pen to paper, fingertips to keys. You have to write and you have to type, furiously. And you have to do it every day” –Tom Belskie, 2019.

Bagaimana dengan Anda? Sudahkah menulis rutin setiap hari?

Bahan Bacaan

Tom Belskie, Great Writers Don’t Wait For Inspiration, https://writingcooperative.com, 20 Juni 2019

Yulia Shamporova, How to Start Your Writing Career, Advice From the Greats of Russian Literature, https://www.rbth.com, 13 Maret 2018

Quote Investigator, Writing Is Easy; You Just Open a Vein and Bleed, https://quoteinvestigator.com, 14 September 2011

Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Dipublikasikan di Ruang Menulis. Kanal kreasi naskah, literasi, dan karya tulis terpilih.