4 Kesalahan dalam Bisnis

4 Kesalahan dalam Bisnis

Oleh : Coach Fitra Jaya Saleh

 

 

Saya bertemu dengan banyak orang, diantara mereka ada yang sudah berbisnis lama tapi tidak berkembang alias begitu begitu saja. Apa alasannya orang-orang berbisnis yang omsetnya begitu-begitu saja?

Paling tidak, ada empat sebab berikut ini.

  1. Jawabannya Salah

Ketika ditanya “Kenapa berbisnis?” Jawabannya adalah mencari uang.  Teeeett toooot…! Salah. Jawaban salah ini mempengaruhi cara berfikir seseorang. Jangan memulai bisnis dengan niat mencari uang.

Pada dasarnya tidak ada orang lain mau memberi kita uang karena kita mau mencari uang. Tidak ada yang peduli dengan niatmu! Pengusaha bisa bertumbuh dan mendapatkan banyak uang karena selalu FOKUS pada menyediakan NILAI dan SOLUSI dari permasalahan orang lain.

Fokus pada apa yang menjadi masalah orang banyak? Apa produk dan jasa yang bisa menyelesaikan masalah mereka? Seperti apa produknya? Berapa harus saya jual harganya? Fitur dan manfaatnya apa saja agar bisa memenuhi keinginan orang? Daaaannn… hasil akhirnya baru dapat UANG !

Jangan mencari pembeli untuk produk-produkmu, tapi carilah produk untuk para pembelimu.

  1. PD yang Salah

Percaya diri (PD) tentu boleh dalam bisnis, bahkan harus, tapi tidak punya ilmu, jangan. Omset yang tidak naik penyebab berikutnya adalah karena MENGIRA BAHWA PRODUKNYA BISA UNTUK SEMUA ORANG.

Keliru dong… Setiap produk punya pasangan SEGMEN masing-masing. Selalu ada konsumen mayoritas untuk setiap produk, kita menyebut ini sebagai NICHE. Akibat ketidakmampuan mengindentifikasi SIAPA NICHE-nya maka produknya dijual dan ditawarkan kepada semua orang. Dia kira semua orang bisa membeli produknya. Ini contoh PD yang salah.

Lebih fatal lagi nih, karena tidak tau NICHE maka jadinya tidak ada strategi marketing, hanya menunggu pasif, pasrah, berharapada orang datang ke toko. Menyerahkan nasib sepenuhnya kepada “alam”. Menawarkan produk kita kepada orang yang salah, adalah kesalahan yang membuat produk kita tidak laku alias omsetnya kecil.

Maka kenali, siapa NICHE-mu? Apa demografi mereka? Bagaiamana paycography mereka? Mulailah dengan mendata dan menganalisa data pasar. Juallah produkmu hanya kepada orang yang tepat.

  1. Berharap Keajaiban

Keajaiban itu ada, tapi jangan diandalkan. Kerja keraslah, jadikan diri layak dibantu Allah, baru keajaiban akan muncul.

Ada orang yang di suruh belajar, tidak mau. Diberi saran untuk bekerja, katanya malas. Dianjurkan berguru (coaching), bilangnya malu. Disemangati untuk terus berusaha, jawabnya capek. Eehh, tiba tiba bikin status “Semua akan indah pada waktunya.” Hahahaaa… mas, mas… kayaknya tidurnya terlalu miring deh.

Bertakwa, beriman, bekerja keras, belajar dan perbaiki, lalu tawakal kepada Allah. Kalau kita mau mendapat 1 juta rupiah maka kita harus menjual barang yang senilai 1 juta rupiah. Ini logikanya. Kalau kita beriman dan bertakwa, maka Allah akan memudahkan usaha kita. Itu rumusnya.

Jadi angkat badanmu dari kasur segera !

  1. Fokus pada Bisnis 

Ini keliru… jangan fokus pada bisnis! Saya sudah sering sampaikan, bisnis itu bukan tentang laba, bukan tentang omset, tapi tentang orang. Kalau bisnis kita bermasalah, omset dan labanya tidak naik-naik, maka perbaiki orangnya.

Oranglah yang mengambil keputusan-keputusan bisnis, yang menyebabkan omset besar atau kecil. Keputusan bisnis yang baik membuat omset dan laba besar. Keputusan bisnis yang buruk, membuat omset dan laba kecil. Jadi omset dan laba itu hanya akibat dan keputusan keputusan bisnis dari orang yang punya bisnis.

Fokuslah pada ORANG. Investasikan uang dan tenaga anda untuk memperbaiki aset terbaik anda. Apa itu aset terbaik anda. Ya diri anda sendiri. Fokuslah pada menambah kapasitas diri, ikuti seminar-seminar bisnis, datangi kelas-kelas bisnis, haus akan ilmu kehidupan, selalu lapar ingin belajar.

Jadilah GILA…. Gila belajar, gila bermimpi. Dalam bisnis GILA itu dibolehkan, yang tidak boleh itu BODOH.

Jadi bisnis anda tidak bertumbuh, salah siapa?

Sekian. Salam Sukses.

FJS

 

ruangkeluarga

Tinggalkan Balasan