5 Tips Agar Keluarga Kokoh di Tengah Pandemi

5 Tips Agar Keluarga Kokoh di Tengah Pandemi

Oleh : Ummu Rochimah

Pandemi yang melanda dunia saat ini, mau tidak mau, suka tidak suka akan membawa pengaruh ke dalam seluruh sendi kehidupan manusia. Masa pandemi ini belum menampakkan gejala penurunan di negeri tercinta ini. Tidak bisa diprediksi kapan wabah ini akan berakhir.

Dampak yang langsung dirasakan oleh masyarakat adalah tekanan ekonomi yang menjadi begitu berat. Ditambah lagi kondisi ini menyebabkan hilangnya ruang-ruang untuk berekspresi dan bersosialiasi secara nyata. Kebijakan menjaga jarak dan larangan berkerumun menjadi maslah tersendiri bagi masyarakat kita yang terbiasa melakukan sesuatu secara bersama-sama.

Tidak mengherankan jika gejala depresi mulai menunjukkan peningkatan. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) yang melayani swaperiksa masalah psikologis terkait pandemi Covid-19 secara daring menyatakan, saat ini 64,3 persen (1.305 responden) dari 1.522 responden yang telah swaperiksa, memiliki masalah psikologis cemas atau depresi.

Hal ini tentu juga akan berpengaruh terhadap kondisi keluarga. Dengan kebijakan WFH dn SFH menjadikan rumah sebagai pusat kegiatan seluruh anggotanya. Keadaan setiap rumah yang berbeda-beda baik secara fisik maupun psikis tentu akan terlihat dalam kondisi saat ini.

Selama lebih dari 3 bulan, masyarakat dihimbau untuk tinggal di rumah, agar
terhindar dari virus covid19. Semua aktivitas dikerjakan di rumah, seperti belajar, bekerja dan beribadah. Terlalu lama tinggal di rumah dengan suasana yang monoton, tentu saja akan menimbulkan dampak bagi para penghuni rumah tersebut. Suasana ‘di rumah aja’ ini bisa berdampak baik dan bisa juga berdampak buruk. Dampak baik bisa kita temukan ketika
orang-orang rumah menjadi kreatif, inovatif dan tentu saja terjaga kesehatannya dari penularan wabah Covid-19. Sementara dampak buruk bisa kita temukan ketika rumah tngga meenjadi ebrabtakan dan tidak harmonis.

Ada 5 tips yng bisa dilakukan agar keluarga tetap kokoh dalam menghadapi pandemi.

1. Jaga Aqidah KelKeluarga

Dalam Al Quran surat At Tahrim : 6, Allah memerintahkan kita untuk menjaga dan memelihara keluarga.

Dalam situasi apapun, seperti pandemi sekarang ini, aqidah keluarga harus tetap terjaga. Di sinilah peran ayah dan ibu sangat menentukan.

2. Ciptakan suasana keluarga yang nyaman.

Suasana nyaman dalam keluarga akan meningkatkan bonding atau kedekatan antar anggota keluarga.

Setiap anggota keluarga dalam rumah tersebut merasa diterima dan dipahami. Adanya komunikasi yang efektif, interaktif dan nyaman membuat keluarga akan tetap harmonis.

3. Cegah terjadinya konflik

Situasi saat ini rentan menjadikan seseorang mengalami tekanan batin jika tidak mampu mengelola emosi diri. Terlebih jika muncul konflik dalam keluarga.

Maka perlunya semua anggota keluarga untuk meningkatkan kematangan emosi, pengendalian diri, penguatan konsep diri dan membangun perilaku positif.

4. Tunjukkan kasih syang

Tidak perlu hadiah berupa benda material, waktu bersama, pelayanan, sentuhan atau belaian dan pujian merupakan bentuk kasih sayang dan menjadi bahasa cinta bagi keluarga

5. Berdoa

Setelah semua usaha dilakukan, maka yang terakhir dan idak boleh ditinggalkan adalah berdoa memohon kebaikan dan pertolongan dari Allah. Berdoa sebagai bentuk pengakuan diri sebagai hamba, pengakuan bahwa apa yang terjadi saat ini adalah merupakan kehendak Allah semata, dan pasti ada hikmah di dalamnya.

Sebagaimana Allah katakan dalam al Quran surat al Baqarah : 216
“……boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui.”

Demikin 5 tips yng bisa dilakukan agar keluarga tetap kokoh menghadapi pandemi. Kita semua berharap agar pandemi ini segera berakhir.

Ummu Rochimah

Tinggalkan Balasan