Netty Heryawan: Bunda Penggerak Literasi dan Perlindungan Wanita

Netty Heryawan: Bunda Penggerak Literasi dan Perlindungan Wanita

Nama Lengkap         : Hj. Netty Prasetiyani

Nama Panggilan       : Netty Heryawan

Nama Suami             : Ahmad Heryawan

Jumlah Anak             : 6

Agama                      : Islam

Tempat Lahir             : Jakarta

Tanggal Lahir            : 15 Oktober 1969

Pendidikan                :

  • SMP Negeri 20 Jakarta
  • SMA Negeri 14 Jakarta
  • S1 Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran
  • S2 Kajian Wanita Universitas Indonesia

 

Warga Negara          : Indonesia

Aktivitas                    :

  • Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat
  • Ketua Dekranasda Jawa Barat
  • Pelindung Penasihat Organisasi
  • Ketua Perkumpulan Penyantun Mata Tuna Netra Indonesia, Jawa Barat
  • Ketua II PP Wanita PUI
  • Pembina Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca
  • Pembina Gerakan Sadar Media
  • Pembina Aliansi untuk Jawa Barat

 

Media Sosial              : @netty_heryawan (Instagram), Netty Prasetiyani Heryawan (Facebook)

Tempat Tinggal         : Bandung

Kontak yang Bisa Dihubungi : +6281324150963 (Hendra), halo@nettyprasetiyani.com

Penghargaan            :

  • Local Hero dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, di Jakarta
  • Penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tahun 2011
  • Penghargaan dari Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia tahun 2010.

 

 

Hj. Netty Prasetiyani Heryawan adalah seorang aktivis Indonesia yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat periode 2008-2018, Ahmad Heryawan. Sebagaimana suaminya, ia adalah kader Partai Keadilan Sejahtera

Netty Heryawan dibesarkan di keluarga dengan ayah seorang tentara dan ibu seorang guru. Ia bersekolah di SMA Negeri 14 Jakarta, tempat ia mulai berkecimpung di dunia aktivis, khususnya di bidang sosial dan perempuan, hingga perguruan tinggi. Kuliah S2 dirampungkannya di Universitas Indonesia mengambil jurusan kajian wanita. Netty menikah dengan Ahmad Heryawan, yang ditemuinya di dunia aktivis, pada 13 Januari 1991.

Setelah suaminya menjadi Gubernur Jawa Barat pada tahun 2008, Netty menjadi Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Jawa Barat. Sebagai Pembina Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Jawa Barat, Netty menerima penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka 2011 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia karena dianggap berhasil mengembangkan budaya gemar membaca, khususnya di provinsi tersebut. Netty juga membentuk program Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di tingkat provinsi dan kabupaten. Selain itu, sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Perdagangan Orang Pemerintah Provinsi Jawa Barat, ia sempat ikut menjemput langsung sepuluh orang korban perdagangan manusia asal Jawa Barat di Batam. Pada Januari 2013, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menobatkan Netty sebagai Local Hero yang memerangi praktik perdagangan manusia berdasarkan voting oleh fans laman Facebook kedutaan tersebut.

Netty pernah menyatakan akan menyiapkan sebuah peti mati bagi suaminya bila terlibat kasus korupsi. Hal itu Ia lakukan sebab selama ini dirinya selalu mendukung sang suami untuk memberantas korupsi.

 

Sumber: http://profilmereka.blogspot.com/2014/07/biografi-dan-profil-netty-prasetiyani.html?m=1

 

ruangkeluarga

Tinggalkan Balasan