EMPAT KEBAIKAN DALAM SETIAP PERTEMUAN

EMPAT KEBAIKAN DALAM SETIAP PERTEMUAN

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Mengapa kami rajin menghadiri majelis ilmu? Karena sangat banyak keutamaan yang bisa kami dapatkan darinya.

Dalam majelis yang dibacakan kitab Allah, dan ada pengajaran ilmu di dalamnya, paling tidak akan Allah berikan empat kebaikan kepada mereka.

Rasulullah Saw bersabda:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” Hadits Riwayat Muslim, no. 2699.

Dalam hadits tersebut, Nabi Saw menyebutkan empat kebaikan yang akan diberikan Allah kepada mereka yang berada dalam majelis ilmu/

  1. Mendapatkan Sakinah atau Ketenangan

“Nazalat ‘alaihim as sakinah”, akan turun kepada mereka ketenangan. Demikianlah yang selalu kita rasakan, apabila mengikuti forum dimana kita membaca kitab Allah dan mengkaji ilmu syari’ah. Suasana ketenangan ini membuat kita semua betah berlama-lama dalam majelis ilmu.

Bahkan sebagian —saking tenangnya— menjadi mengantuk dan tertidur di majelis ilmu. Hal ini menjadi fenomena yang sering kita jumpai di berbagai majelis ilmu, termasuk ketika mendengarkan khutbah Jumat.

Sepulang dari majelis ilmu, hati kita diliputi oleh suasana tenang, tenteram, damai dan ingin hadir lagi dalam majelis ilmu berikutnya.

  1. Mendapatkan Naungan Rahmat Allah

Tatkala ada sahabat yang berdzikir kepada Allah, Nabi Saw melewat majelis mereka, maka beliau bersabda:

مَا كُنْتُمْ تَقُوْلُوْنَ ؟ فَإِنِّي رَأَيْتُ الرَّحْمَةَ تَنْزِلُ عَلَيْكُمْ ، فَأَحْبَبْتُ أَنْ أُشَارِكَكُمْ فِيْهَا

“Apa yang kalian ucapkan? Sungguh aku melihat rahmat turun di tengah-tengah kalian. Aku sangat suka sekali bergabung dalam majelis semacam itu.” Hadits Riwayat Al Hakim dalam Al-Mustadrak, 1: 122. Imam Al Hakim mensahihkan hadits ini, dan disepakati oleh Imam Adz-Dzahabi.

Subhanallah, demikian dekat rahmat Allah bagi para hamba yang menghadiri majelis ilmu. Dalam Al-Qur’an dinyatakan:

إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” QS. Al-A’raf : 56.

Demikianlah, majelis ilmu yang dibacakan kitab Allah dan diajarkan ilmu di dalamnya, akan mendapatkan curahan rahmat Allah Ta’ala.

  1. Dikelilingi Para Malaikat

Majelis ilmu akan dikelilingi oleh para malaikat Allah. Dalam hadits dinyatakan, tanda malaikat ridha terhadap para penuntut ilmu adalah, mereka meletakkan sayapnya.

وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ

“Sesungguhnya malaikat meletakkan sayapnya sebagai tanda ridha pada penuntut ilmu.” Hadits Riwayat Abu Dawud, no. 3641; Ibnu Majah, no. 223; At Tirmidzi, no. 2682. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Namun Syaikh Al Albani mensahihkan hadits ini.

Para malaikat benar-benar menghormati para penuntut ilmu. Bahkan malaikat turun dan ikut dalam majelis ilmu tersebut. (Tuhfatul Ahwadzi, 7: 493)

  1. Disebut oleh Allah di Hadapan MakhlukNya yang Mulia

Orang-orang yang berada dalam majelis ilmu, akan disebut oleh Allah Ta’ala di hadapan para makhluk yang mulia. Dalam hadits qudsi Nabi Saw bersabda, bahwa Allah Ta’ala berfirman:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِى فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلإٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلإٍ خَيْرٍ مِنْهُ

“Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku pada-Ku. Aku bersamanya kala ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, maka aku akan menyebut-nyebutnya di kumpulan yang lebih baik daripada itu.” Hadits Riwayat Muslim, no. 2675.

Masyaallah, betapa keren mereka yang berada dalam majelis ilmu. Mereka disebut oleh Allah di hadapan makhlukNya yang mulia.

 

Yogyakarta, 22 Maret 2019

Cahyadi Takariawan

Cahyadi Takariawan telah menulis lebih dari 50 judul buku yang sebagian besarnya bertema keluarga. Aktivitasnya saat ini selain menulis adalah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Mendirikan Jogja Family Center (JFC) pada tahun 2000 sebagai kontribusi untuk mengokohkan keluarga Indonesia. Kini JFC bermetamorfosis menjadi Wonderful Family Institute. Beliau dapat diakses melalui Instagram @cahyadi_takariawan

Tinggalkan Balasan