Ingin “Pdkt” Orangtua? Begini Caranya

Ingin “Pdkt” Orangtua? Begini Caranya

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

 

 

Pada beberapa kalangan anak muda, dijumpai persoalan rumit tatkala cinta mereka tidak mendapat restu orangtua. Seorang lelaki lajang yang sudah memiliki pilihan calon pendamping hidup, namun ditentang orangtua. Seorang gadis yang sudah menetapkan kekasih hati untuk menjadi calon suami, namun tidak disetujui oleh orangtua. Tidak sedikit dari mereka yang memilih untuk nekat, kawin lari atau nikah siri. Resiko dipikir nanti.

Saya selalu menasehati lelaki dan perempuan yang berada dalam persoalan tersebut, untuk merayu, melobi dan “pdkt” kepada orangtua dengan cara yang baik. Jangan main paksa dengan orangtua, jangan berdebat-debat dengan orangtua, jangan melawan orangtua, apalagi sampai nekat kawin lari dan nikah siri. Saya tidak pernah merekomendasikan tindakan nekat seperti itu, karena akan sulit menyelesaikan dampaknya. Kebahagiaan hidup berumah tangga akan utuh apabila semua pihak merestui pernikahan mereka.

Oleh karena itu, tanpa harus menunggu adanya kasus pelik seperti itu, lakukan pdkt alias pendekatan kepada orangtua. Titik pentingnya adalah : bahagiakan orangtua anda. Tunjukkan bahwa anda sangat menghormati dan mencintai orangtua anda. Jika orangtua anda bahagia, ia akan memberikan apapun yang anda minta.

Kenali Bahasa Cinta Orangtua Anda

Studi tentang apa yang membahagiakan manusia, telah dilakukan oleh banyak ahli. Salah satu yang sangat populer adalah studi Gary Chapman tentang bahasa cinta, dimana setiap manusia bisa memiliki preferensi yang berbeda atas bahasa cinta tersebut. Mengenali bahasa cinta, membuat kita bisa menyentuh hatinya. Bisa meluluhkan dan melelehkan hatinya. Membahagiakan orang lain adalah bab bagaimana kita memasuki dan menyentuh hatinya.

Untuk mengingat kembali pemahaman tentang lima bahasa cinta, silakan simak ulasan saya di sini. Maka, ketika jomblo ingin melakukan pendekatan terhadap orangtua, lakukan dengan aktivitas yang sesuai dengan tipe bahasa cinta orangtua. Oleh karena itu, langkah pertama adalah dengan mengenali bahasa cinta orangtua anda. Sebagai anak yang setiap hari berinteraksi dengan orangtua, tentu anda sudah bisa mengamati dan mengenali, apa bahasa cinta ayah dan ibu.

Dengan mengenali bahasa cinta ayah dan ibu, anda akan bisa memasuki hati mereka, membahagiakan mereka, dan “menundukkan” mereka. Gary Chapman (2009) menyatakan, ada 5 (lima) bahasa cinta yang perlu diketahui jika ingin hubungannya dengan orang lain menjadi lebih baik. Lima bahasa cinta itu adalah :

  1. Kata-kata apresiasi (Words of Affirmation)
  2. Waktu berkesan (Quality Time)
  3. Hadiah (Receiving Gifts)
  4. Pelayanan (Acts of Service)
  5. Sentuhan fisik (Physical Touch)

Sekarang mari kita pahami bagaimana aplikasi bahasa cinta ini untuk ‘pdkt’ kepada orangtua. Lakukan ”pdkt” sesuai bahasa cinta orangtua, dan anda akan melihat hasilnya.

Aplikasi : Bahasa CInta Pertama

Jika orangtua anda memiliki bahasa cinta kata-kata afirmasi, sering-seringlah mengucapkan kata-kata yang memberikan apresiasi atas hal-hal kecil yang dilakukan orangtua. Sekali lagi : atas hal-hal kecil. Anda tidak perlu menunggu sesuatu yang besar, spektakuler atau sangat hebat untuk memberikan pujian dan apresiasi kepada orangtua.

Hal-hal rutin yang dilakukan ayah setiap hari, seperti berangkat kerja, membersihkan motor atau mobil, mengurus tanaman dan lain-lain, itu layak mendapatkan pujian dan ucapan terimakasih. Hal-hal rutin yang dilakukan ibu, seperti memasak, membersihkan rumah, mengurus si kecil, sangat patut mendapatkan pujian dan apresiasi.

Cobalah biasakan mengucapkan kata-kata apresiasi semacam ini :

”Masyaallah, Ayah ini seperti tidak ada lelahnya ya. Pulang kerja langsung ngurus tanaman. Luar biasa”.

“Subhanallah, ibu sangat rajin dan cekatan. Saya tidak bisa membayangkan betapa capeknya ibu dengan semua kegiatan sehari-hari. Tapi ibu tidak pernah mengeluh”.

Itu adalah contoh kata-kata apresiasi dan motivasi yang sangat menyenangkan bagi orangtua yang bahasa cintanya adalah kata-kata afirmasi.

Aplikasi : Bahasa Cinta Kedua

Jika orangtua anda termasuk pemilik bahasa cinta quality time, perbanyaklah waktu berkualitas untuk menemaninya. Lakukan kegiatan bersama ayah atau ibu. Dengan demikian, orangtua akan merasa dihargai dan dicintai. Orangtua dengan tipe ini tidak terlalu happy dengan kalimat pujian, atau hadiah. Keinginan terbesarnya adalah selalu bersama anak-anaknya. Selalu anda temani, anda antar, anda jemput untuk beberapa kegiatan orangtua, akan sangat membahagiakan orangtua.

Sebaliknya, orangtua anda merasa tidak nyaman saat anda malas untuk menemaninya. Disuruh mengantar belanja tidak mau, diminta menemani ke acara respsi tidak mau, diminta menjemput ke statsiun menolak. Tindakan ini sangat membuat dirinya tidak nyaman dengan anda. Orangtua menganggap anda tidak menghormati dan tidak mencintainya.

Maka jangan malas untuk menengok, menjenguk, mengunjungi dan menemani kegiatan orangtua, apabila anda tinggal terpisah dari orangtua. Dengan cara ini, ornagtua anda akan merasa bahagia, karena mendapatkan perlakuan yang sangat menyentuh hatinya. Dengan hati yang bahagia, orangtua mudah mengizinkan dan mendukung permintaan serta keinginan anda.

Aplikasi : Bahasa Cinta Ketiga

Jika orangtua anda memiliki bahasa cinta hadiah, mereka belum cukup merasa dicintai walaupun setiap hari mendapatkan kata-kata pujian, hadiah, bahkan ditemani berkegiatan oleh anaknya. Tentu saja kata-kata apresiasi dan waktu berkesan bersama anak-anak juga menyenangkan, namun kebutuhan cinta pada tipe bahasa cinta hadiah ini belum tercukupi hanya dengan kata-kata dan ditemani.

Untuk bisa memberikan hadiah yang tepat, pahami dengan baik kebutuhan, kebiasaan dan hobi orangtua. Seorang ibu yang hobi memasak akan sangat senang mendapat hadiah berupa alat-alat memasak yang diperlukan, serta bahan-bahan masakan. Jika ibu suka berdandan, akan sangat senang mendapat hadiah aneka jenis sarana kecantikan dan asesoris yang diperlukan.

Ayah yang hobi minum kopi akan sangat senang mendapatkan hadiah perlengkapan menyeduh kopi serta aneka jenis kopi asli. Demikian pula ayah yang suka olah raga, akan sangat bahagia jika mendapat hadiah segala sesuatu yang terkait dengan dunia olah raga yang disenanginya.

Aplikasi : Bahasa Cinta Keempat

Jika orangtua anda memiliki bahasa cinta pelayanan, jangan sungkan untuk memberikan bantuan, dukungan serta pelayanan yang diperlukan. Orangtua akan merasa sangat bahagia dan bangga saat mendapat bantuan tanpa diminta. Ketika ayah sedang membersihkan motor atau mobil di rumah, anda langsung datang dan memberikan bantuan yang diperlukan, atau justru mengambil alih pekerjaan itu. Ketika ibu sedang sibuk di dapur, anda segera datang membantu ibu menyelesaikan pekerjaan dapurnya.

Menjadi hal yang sangat menjengkelkan bagi orangtua, saat anda tampak cuek dan tidak peduli dengan kerepotan dan keperluannya. Misalnya ayah sedang sibuk membersihkan rumah, anda hanya duduk bermain gadget. Atau saat ibu sedang sibuk di dapur, anda hanya duduk membaca komik. Ini akan menjengkelkan bagi orangtua pemilik bahasa cinta pelayanan. Walaupun anda rajin mengucapkan kata-kata pujian, memberi hadiah, namun bagi pemilik bahasa cinta pelayanan, itu semua belumlah cukup.

Justru bantuan kecil yang anda berikan tanpa dia minta, adalah sebuah ungkapan cinta yang luar biasa dalamnya dan akan sangat berkesan di hatinya.

Aplikasi : Bahasa Cinta Kelima

Apabila orangtua anda memiliki bahasa cinta sentuhan fisik, anda harus sering-sering memberikan sentuhan fisik yang menyatakan penghormatan kepada mereka. Misalnya memeluk sebelum pergi, menggandeng tangannya saat menemani jalan-jalan, bersalaman dengan membungkukkan badan dan mencium tangan orangtua, memijit badan orangtua, dan lain sebagainya. Itu semua adalah tanda cinta yang sangat kuat dipahaminya.

Bagi anda yang belum atau tidak terbiasa melakukan tindakan fisik seperti ini, mungkin awalnya terasa canggung. Namun demi membahagiakan orangtua, dan menunjukkan cinta terhadap mereka, anda perlu belajar untuk melakukan berbagai tindakan tersebut. Jangan merasa malu atau gengsi saat harus memulai, karena saat anda sudah terbiasa, akan merasakan betapa dahsyat manfaat yang anda dapatkan dari tindakan fisik tersebut kepada orangtua.

Nah, sekarang tugas anda adalah mengamati, mengenali dan menemukan, bahasa cinta orangtua anda. Jika anda berhasil menemukan bahasa cintanya, anda akan bisa memberikan ekspresi cinta sesuai kebutuhannya. Dengan demikian, ia merasa bahagia bersama anda. Orangtua merasa happy dengan anda, mereka akan bangga dengan anda, maka akan mudah mengabulkan permintaan anda.

Jika anda bermusuhan dengan orangtua, selain itu tindakan durhaka, juga akan semakin menjauhkan anda dari kebahagiaan dalam menjalani pernikahan serta hidup berumah tangga. Bahagiakan orangtua anda, sesuai dengan tipe bahasa cinta mereka.

 

 

Cirebon 1 April 2019

 

 

 

 

Cahyadi Takariawan

Cahyadi Takariawan telah menulis lebih dari 50 judul buku yang sebagian besarnya bertema keluarga. Aktivitasnya saat ini selain menulis adalah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Mendirikan Jogja Family Center (JFC) pada tahun 2000 sebagai kontribusi untuk mengokohkan keluarga Indonesia. Kini JFC bermetamorfosis menjadi Wonderful Family Institute. Beliau dapat diakses melalui Instagram @cahyadi_takariawan

Tinggalkan Balasan