Kembali
Ruang Tamu

Introvert dan Dunia Menulis

.

Oleh: Ruly Anggrainy

“Kebiasaan menulis membuat saya tidak merasa sendiri lagi” –Ruly Anggrainy, 2022.

.

Mungkin sebagian orang yang introvert lebih banyak menghabiskan waktunya menyendiri. Seorang introvert lebih mudah mengungkapkan pikiran, perasaan atau mungkin pengalaman hidupnya melalui tulisan. Karena ia tidak nyaman jika dia berbicara di depan orang banyak untuk bercerita.  

Seorang introvert lebih susah untuk bercerita kepada orang lain atau lawan bicara secara langsung. Dengan menulis akan lebih mudah untuk mengungkapkan ide, pikiran atau perasaannya. Ide atau cerita yang akan ditulis bisa muncul dengan tiba-tiba dan saat itulah goresan pena tertuang di atas buku atau media tulisan.

Menurut John Green, penulis “The Fault in Our Stars”[i], bahwa menulis itu aktivitas yang pas bagi seorang yang introvert yang ingin menceritakan sesuatu, namun tidak ingin ada eyes contact ketika melakukannya.

Membangun Habit Menulis

“Saya merasa lebih nyaman ketika ide atau pendapat itu, saya rangkai dengan kata-kata sedemikian rupa melalui tulisan” –Ruly Anggrainy, 2022.

Awalnya saat saya ingin bercerita mengenai kesedihan atau perjuangan hidup seseorang, lebih suka saya tuangkan dalam puisi. Namun setelah saya bergabung dengan kelas KMO, pengetahuan mengenai menulis jadi berkembang. Saat ini perlahan saya mempunyai kemampuan menulis, bukan hanya menulis puisi tetapi juga bercerita.

Seperti yang pernah disampaikan di kelas KMO bimbingan Cahyadi Takariawan dalam artikelnya berjudul “Ketika Menulis telah Menjadi Habit”, tanggal 15 Desember 2020. “Awalnya, menulis itu terasa sulit. Terutama bagi pemula. Namun setelah mulai membiasakan diri rutin berlatih menulis, akhirnya menjadi tak bisa dihentikan. Mulai terbangun habit menulis. Mulai muncul insting sebagai penulis”.

Dengan menciptakan habit, yang awalnya susah bercerita, akhirnya menjadi terbiasa karena habit menulis telah terbentuk. Yang dahulunya susah menuangkan ide atau isi cerita, perlahan bisa bergabung dengan para komunitas menulis lain dan saat ini saya sudah bisa menyumbangkan karya melalui lima buku antologi.

Kebiasaan menulis membuat hidup saya tidak merasa sendiri lagi. Kesedihan, pelampiasan rasa kecewa ataupun kebahagian bisa saya tuangkan melalui tulisan. Saya adalah tipe introvert yang jika bercerita di depan banyak orang membuat saya harus menguras banyak tenaga. Selain itu, saya juga mempunyai pemikiran sendiri, sehingga saya lebih nyaman menuangkan cerita itu dengan menulis.

Saya juga bukan orang suka berebut argument atau cerita di suatu forum maupun media sosial. Saya lebih suka mengamati atau menganalisa argumen atau cerita dari suatu forum maupun media sosial. Dan hasil dari pengamatan atau analisa itu, lebih suka saya tuangkan dalam tulisan.

Menemukan Ketenangan

“Dengan menulis, saya menemukan kesenangan tersendiri. Saya merasa healing dan secara otomatis tingkat stres karena tuntutan hidup atau kerjaan bisa berkurang” –Ruly Anggrainy, 2022.

Pada saat seminar ataupun meeting tertentu kadang ide atau pendapat itu muncul namun susah untuk mengungkapkannya. Saya merasa lebih nyaman ketika ide atau pendapat itu, saya rangkai dengan kata-kata sedemikian rupa melalui tulisan.

Dengan menulis kita bisa meminimalkan kesalahan. Ide atau pendapat yang telah dituangkan dalam tulisan bisa diperbaiki melalui proses edit, sehingga kepercayaan untuk mengungkapkan ide atau gagasan melalui tulisan bisa lebih besar.

Menulis membuat saya merasa plong dengan uneg-uneg selama ini. Saya dapat bercerita dari apa yang telah saya amati, entah itu mengenai kehidupan sosial, pengalaman seseorang atau diri sendiri maupun cerita-cerita imajinasi atau fiktif.

Dengan menulis, saya menemukan kesenangan tersendiri. Saya merasa healing dan secara otomatis tingkat stres karena tuntutan hidup atau kerjaan bisa berkurang.

Saya menemukan habit baru dan saya menikmatinya. Semoga kelak tulisan saya bukan hanya sekedar teman bercerita tetapi bisa memberi kebermanfaatan bagi orang yang membacanya.

.

Ruly Anggrainy adalah karyawan swasta, sebagai penerjemah Bahasa Jepang. Asal dari kota Surabaya. Email: anggrainyruly@gmail.com, intagram: Arsa824. Alumni Kelas Menulis Basic Alineaku Batch 38 dan Kelas Antologi Batch 12.


[i] Dikutip dari artikel “Mayoritas Orang Introvert Hobi Menulis, Bagaimana dengan Kamu?” yang diunggah oleh Rosediana.net.

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.