Lima Modalitas Kehidupan Yang Harus Dijaga

Lima Modalitas Kehidupan Yang Harus Dijaga

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

Ada lima hal penting yang harus kita jaga dalam kehidupan, sebagaimana disabdakan oleh Nabi mulia Muhammad saw.

عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ الأَوْدِيِّ  رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ وَهُوَ يَعِظُهُ : اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغُلِكَ ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

 

Dari ‘Amr bin Maimun Al-Audi ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda kepada seseorang saat menasehatinya, “Jagalah lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum datang masa tuamu, sehatmu sebelum datang sakitmu, kayamu sebelum datang miskinmu, kesempatanmu sebelum datang masa sempitmu, dan hidupmu sebelum datang kematianmu.”

Hadits diriwayatkan Ibnul Mubarak dalam Az-Zuhd, Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman (no. 9768), Abu Nu’aim dalam Hilyah Al-Auliya` (4/148), An-Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra (no. 11832), Al-Baghawi dalam Syarh As-Sunnah (no. 4022), dan Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf (no. 34319). Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir (no. 1077).

Dalam hadits di atas, Nabi saw memerintahkan kepada ummatnya agar menjaga lima hal penting dalam kehidupan. Inilah lima modalitas manusia yang paling berharga dalam kehidupan mereka. Sangat banyak manusia tertipu oleh lima hal berikut, sehingga harus selalu diingat dan dijaga.

  1. Menjaga umur / waktu

Nabi saw berpesan, jaga masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Masa tua pasti datang, selama manusia masih diberi kesempatan untuk hidup. Maka selagi masih muda, hendaknya dioptimalkan untuk belajar, berbekal, menimba ilmu pengetahuan, serta menghasilkan karya.

  1. Menjaga kesehatan

Nabi saw berpesan, jaga sehatmu sebelum datang sakitmu. Kita tahu, saat sakit —apalagi parah, kita tidak bisa banyak berbuat. Mumpung sehat, lakukan banyak kebaikan, dan jagalah kesehatan. Ketika kita rutin melakukan ibadah di saat sehat, maka ketika sedang sakit yang membuat kita tak bisa lagi melakukannya, pahala tetap mengalir.

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

“Jika seorang hamba sakit atau bepergian, maka akan ditulis baginya pahala seperti apa yang ia amalkan saat bermukim dan sehat.” (HR. Bukhari, no.2996).

  1. Menjaga kekayaan

Nabi saw berpesan, jaga kekayaanmu sebelum datang kemiskinanmu. Saat manusia miskin, mereka tidak bisa melakukan aktivitas secara optimal. Maka ketika tengah memiliki harta, gunakan untuk kebaikan, zakat, infak, sedekah, membantu fakir miskin, membantu aktivitas fi sabilillah dan lain sebagainya.

  1. Menjaga Kesempatan

Nabi saw berpesan, jaga kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu. Kesempatan itu berbeda dengan waktu. Semua orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam sehari semalam, namun memiliki kesempatan yang berbeda. Ada yang pandai melihat kesempatan dan memanfaatkan, dan ada yang tidak bisa menemukan kesempatan. Maka Nabi saw mengingatkan,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ

“Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu: kesehatan dan kesempatan.” (HR. Bukhari no. 6412).

  1. Menjaga Kehidupan

Nabi saw berpesan, jaga hidupmu sebelum datang kematianmu. Setelah mati, tak ada lagi yang bisa kita lakukan. Maka saat masih hidup, jaga kehidupanmu dengan melakukan amal terbaik untuk bekal kematian. Aktivitas ibadah, dzikir, doa, tilawah, dakwah, membantu orang lemah, dan berbagai aktivitas kebaikan lainnya. Kelak menjadi teman dalam perjalanan di akhirat menuju kepada Allah Ta’ala.

Allah  Ta’ala berfirman:

وَلَوْ تَرَى إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

“Dan, jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Rabbnya, (mereka berkata): “Wahai Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal shaleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin.” (QS. As-Sajdah: 12).

Demikianlah lima hal penting yang harus selalu kita jaga, agar bisa meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga kita diberi kemampuan untuk menjaga kelimanya. Amiin.

 

 

Bahan Bacaan

Abu Hasan Agus Dwiyanto, Lc, 5 Perkara Yang Harus Dijaga, www.alsofwa.com, 4 Februari 2019

 

 

Cahyadi Takariawan

Cahyadi Takariawan telah menulis lebih dari 50 judul buku yang sebagian besarnya bertema keluarga. Aktivitasnya saat ini selain menulis adalah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Mendirikan Jogja Family Center (JFC) pada tahun 2000 sebagai kontribusi untuk mengokohkan keluarga Indonesia. Kini JFC bermetamorfosis menjadi Wonderful Family Institute. Beliau dapat diakses melalui Instagram @cahyadi_takariawan

Tinggalkan Balasan