Memulai dengan yang Baru, atau Rujuk dengan Mantan Suami?

Memulai dengan yang Baru, atau Rujuk dengan Mantan Suami?

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb.

Saya dalam kebingungan memilih, takut salah ambil keputusan, antara melanjutkan dengan pasangan baru atau rujuk lagi dengan mantan suami.

Saya kasihan dan tak tega menyakitinya. Pasangan baru saya baik, menyayangi sepenuh hati, dan selalu menghibur saya. Tapi saya ragu dengan hal finansialnya. Sedangkan mantan suami penghasilannya jelas, tapi sifatnya kaku, jarang bercanda dan menghibur saya, tidak perhatian, membosankan dan lain-lain. Tapi dari pernikahan kami, telah lahir dua anak.

Apa yang harus saya lakukan untuk meyakinkan kalau pilihan yang akan diambil tidak akan salah? Terima kasih.

 

Jawaban:

Terimakasih sudah menyampaikan pertanyaan.
Sangat baik bagi anak-anak untuk Anda kembali bersatu dengan mantan suami. Namun perhatikan hal-hal berikut:
Pertama, evaluasi ulang mengapa dulu Anda bercerai.
Apakah sebab-sebab itu sudah bisa diatasi?Kedua, jika kembali ke mantan suami, buatlah perjanjian untuk memperbaiki hal-hal yang menjadi keluhan Anda.

Ada pun jika Anda memilih orang baru,
Pertama jajaki kesiapannya menerima anak dari pernikahan pertama.
Kedua, dialogkan hal yang meragukan Anda, misal masalah finansial.
Apa yang akan dia rancang untuk membiayai rumah tangga nantinya.

Jika hal-hal tersebut menjadi lebih jelas, maka Anda akan lebih mantap dalam mengambil keputusan.

Selamat mempertimbangkan.
Jangan lupa istiharah dan terus mendekat dan berdoa pada Allah.

ruangkeluarga

Tinggalkan Balasan