Kembali
Dunia Buku

Penentuan Judul Buku Antologi

.

Ayuk Membuat Buku Antologi – 11

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Sembari menunggu proses editing naskah –baik oleh tim maupun oleh pihak editor profesional, bisa mulai dilakukan pembahasan untuk penentuan judul buku. Ini termasuk proses yang seru, karena melibatkan banyak keinginan maupun sudut pandang.

Masing-masing kontributor naskah memiliki ‘selera’ tersendiri terkait judul. Akan ada kontributor dengan selera formal, seperti “Pengaruh Pandemi Corona Terhadap Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Ditinjau dari Perspektif Multi Agama”. Ada pula kontributor dengan selera canda, seperti “Corona? Gitu Saja Kok Repot”.

Perlu diingat tujuan awal pembuatan buku antologi. Tujuan sangat menentukan corak penentuan judul buku. Jika tujuannya mengikat kebersamaan dan pembelajaran, pelibatan peserta menjadi sangat penting. Jika tujuannya mendapatkan keuntungan finansial dari penjualan buku, survei lebih akurat dalam membidik pasar.

Proses Penentuan Judul

Ada beberapa proses terkait dengan penentuan judul buku antologi. Sebaiknya, bisa dimasukkan dalam poin kesepakatan di awal proses pembuatan antologi.

  • Usulan dari Para Kontributor

Jika sifat buku antologi adalah untuk menjalin persahabatan, keakraban, atau pembelajaran, sebaiknya judul buku berasal dari usulan para kontributor naskah. Semua kontributro diminta mengajukan usulan judul buku, untuk menjadi alternatif dalam penentuan akhir.

Tidak ada usulan judul yang ditolak. Semua usulan ditampung dan ditampilkan. Satu orang kontributor boleh mengajukan lebih dari satu usulan. Sekaligus menjadi proses latihan membuat judul buku.

  • Usulan dari Pihak Inisiator

Jika inisiator buku antologi adalah instansi atau lembaga formal, biasanya mereka telah menyiapkan judul buku. Misalnya, sebuah lembaga pendidikan mengundang para pakar untuk menyumbangkan pemikiran terkait pendidikan melalui tulisan. Biasanya pihak penyelenggaran telah menyediakan judul buku. Para kontributor hanya menyumbangkan naskah sesuai permintaan.

Apalgi jika inisiator adalah lembaga penerbit buku. Mereka telah memiliki pengalaman dan SDM handal untuk merancang judul buku.  Dari awal inisiator telah menentukan judul buku. Kontributor tidak dilibatkan dalam pembuatan judul buku.

  • Usulan dari Pihak Lain

Sebuah komunitas yang membuat buku antologi, mereka bisa meminta pendapat dari pihak-pihak yang dianggap mumpuni untuk membuat judul buku. Terlebih ketika dalam komunitas tersebut tidak ada yang ahli dalam pembuatan buku. Mereka cenderung mempercayakan kepada pihak lain yang dianggap mumpuni.

Pihak lain di sini bisa berupa personal –seseorang yang dianggap ahli. Bisa pula diserahkan kepada penerbit yang akan menerbitkan buku tersebut. Jika diterbitkan melalui penerbit mayor, mereka pasti akan mengintervensi judul buku. Jika penerbit indi, akan tergantung kontrak dengan pihak pemilik naskah buku.

  • Penentuan Akhir dengan Voting

Ketika semua kontributor memiliki usulan judul buku –bahkan seorang kontributor mengajukan lebih dari satu, akan terkumpul sangat banyak usulan judul. Ini yang sering kita temukan dalam grup-grup whatsapp pembuatan antologi.

Biasanya semua judul ditampilkan, dan ditentukan keputusan melalui mekanisme voting. Para alumni Kelas Menulis Online (KMO) Alineaku, biasa membuat ikatan kebersamaan dengan buku antologi karya bersama. Proses penentuan judul dilakukan secara voting terhadap semua judul yang masuk.

  • Penentuan Akhir Melalui Tim

Setelah menerima banyak usulan judul, tim kerja atau panitia berhak untuk dipercaya menjadi penentu akhir. Maka penentuan judul dipercayakan kepada tim kerja atau panitia yang memproses pembuatan buku antologi, berdasarkan usulan judul dari peserta.

Tim kerja akan membahas dan menimbang semua usulan judul yang telah masuk. Mereka bisa menggunakan mekanisme pembahasan linear –satu per satu judul dibahas. Bisa juga menggunakan mekanisme voting di internal tim kerja.

  • Penentuan Akhir Melalui Jajak Pendapat

Ada teknik menentukan judul buku yang melibatkan pembaca. Beberapa judul buku diposting melalui media sosial, kemudian meminta keterlibatan netizen untuk ikut memilih judul buku yang mereka suka. Judul ditentukan berdasarkan hasil jajak pendapat tersebut, yang mendapatkan pilihan terbanyak dari netizen.

Keuntungan cara ini adalah melibatkan pembaca dalam proses pembuatan judul. Akan membuat keterikatan emosional antara pembaca terhadap buku tersebut. Kehadirannya ditunggu-tunggu oleh pembaca.

  • Penentuan Akhir Melalui Survei

Salah satu fungsi judul adalah menjadi daya tarik bagi calon pembeli. Pada beberapa penerbit mayor, mereka melakukan survei pasar atas judul-judul buku yang akan diterbitkan. Hasil survei digunakan untuk mengambil keputusan, judul manakah yang akan digunakan.

Survei bisa melalui berbagai cara atau teknis. Sejak survei ‘serius’ yang melibatkan lembaga survei pasar, sampai survei simpel melalui metode online. Hal ini untuk melihat respon pasar atas judul-judul buku yang ditawarkan. Diharapkan akan terpilih judul buku yang paling dicari oleh pembaca.

Selamat berkarya, selamat mengubah dunia.

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.