Kembali
Dunia Buku

Proses Pengumpulan Naskah Antologi

.

Ayuk Membuat Buku Antologi – 9

Oleh : Cahyadi Takariawan

.

Setelah menentukan tema, jenis tulisan, dan berbagai kesepakatan lainnya, maka mulailah proses penulisan naskah oleh masing-masing kontributor. Para kontributor naskah harus sudah dibekali dengan rambu-rambu teknis dalam penulisan. Seperti jumlah kata / karakter naskah, deadline pengumpulan, alamat email untuk pengiriman, dan lain sebagainya.

Ada beberapa sisi krusial dalam penulisan dan pengumpulan naskah untuk sebuah buku antologi, yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah:

  • Durasi waktu menulis

Mungkin saja kontributor antologi adalah para penulis dengan ‘level’ kepiawaian menulis yang beragam. Bagi para penulis yang sudah piawai, mereka akan menyelesaikan menulis dengan cepat. Jika jumlah naskah pada kisaran 3.000 sampai 5.000 kata, mereka akan menyelesaikan dalam waktu satu sampai dua jam saja.

Namun bagi kontributor yang belum piawai menulis, mungkin tidak selesai dalam waktu satu atau dua pekan. Mereka memerlukan waktu yang lebih banyak untuk menulis. Untuk itu hendaknya dalam memberikan batasan waktu / deadline, bisa memertimbangkan mereka yang masih kesulitan menulis.

  • Mekanisme pengingatan

Kita semua sibuk, atau merasa sibuk. Maka perlu untuk terus diingatkan tentang deadline pengiriman naskah. Dari pengalaman membuat buku antologi selama ini, selalu saja ada yang terlambat dalam pengiriman naskah.

Hendaknya ada seorang penanggung jawab yang berugas selalu mengingatkan semua peserta secara japri. Kadang informasi dalam grup chatting tidak selalu bisa terbaca karena tertumpuk oleh pesan-pesan lain.

Jika waktu penulisan naskah adalah satu bulan, hendaknya setiap pekan ada pengingatan. Jika sudah berada pada pekan terakhir, hendaknya diingatkan setiap hari, bagi yang belum mengirimkan naskah.

  • Proses penilaian kelayakan

Setelah naskah dikirimkan, tim kerja atau panitia yang dibentuk, melakukan penilaian terhadap semua naskah yang masuk. Penilaian dilakukan untuk menentukan kelayakan naskah tersebut diikutkan dalam buku antologi. Kelayakan bisa menyangkut isi pesan, value, ataupun aspek kebahasaan.

Perlu diperhatikan, penilaian bisa dilakukan apabila telah ada perjanjian atau pernyataan di depan. Dalam ketentuan kesertaan antologi, telah dinyatakan bahwa panitia atau tim kerja antologi akan melakukan penilaian atas kelayakan naskah. Dengan adanya pernyataan di depan, semua kontributor tidak tersinggung jika naskahnya dianggap tidak layak.

  • Proses perbaikan

Jika ditemukan naskah yang sangat “parah”, bisa dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan perbaikan. Bisa jadi perbaikan menyangkut data-data yang sudah tidak valid, karena perbedaan waktu. Misalnya data terkait pandemi, jika diambil tahun 2020 tentu sudah banyak berubah di tahun 2021.

Bisa pula perbaikan dari segi kebahasaan, di mana banyak kalimat yang tidak bisa dipahami maksudnya. Ada pula kalimat yang rancu dan membingungkan pembaca. Bisa pula perbaikan dalam teknis penulisan, seperti terlalu banyak kesalahan ketik. Berbagai hal yang memerlukan perbaikan, bisa dikembalikan terlebih dahulu kepada penulis.

  • Proses cut off

Yang dimaksud dengan cut off adalah batas masa teloransi atas keterlambatan pengiriman naskah. Misalnya, deadline pengiriman naskah adalah tanggal 1 Agustus 2021, pukul 24.00 wib. Dari 20 kontributor, ternyata masih ada 5 orang yang belum mengirimkan naskah.

Panitia atau tim kerja berhak memutuskan, untuk memberikan waktu tambahan kepada 5 orang yang belum mengirimkan naskah. Jika diberi waktu tambahan, berapa lama memberi perpanjangan waktu? Misalnya diberi perpanjangan waktu selama 2 hari.

Jika dalam masa perpanjangan tersebut, tetap ada penulis yang belum mengirim naskah, maka tidak akan diberi perpanjangan waktu lagi. Pengiriman naskah dinyatakan ditutup. Ini masa cut off yang sudah tidak bisa ada toleransi lagi.

Sebenarnya panitia berhak untuk bersikap tegas, bahwa deadline pengiriman naskah bersifat mutlak. Tidak ada toleransi. Ini biasa terjadi dalam lomba pembuatan artikel. Namun untuk pembuatan buku antologi yang dibangun dalam suatu komunitas, atau dalam kelas pembelajaran, sering ada toleransi terhadap deadline.

Di Mana Menulis Naskah?

Di mana para kontributor akan menulis naskah mereka? Pada umumnya, para kontributor menulis naskah dari rumah atau tempat kerja masing-masing, sesuai keluangan waktu mereka. Yang dipentingkan adalah terselesaikannya dan terkirimnya naskah sesuai kesepakatan awal.

Namun untuk jenis antologi tertentu, penulis dikumpulkan dalam satu ruang selama beberapa hari. Mereka diminta menulis pada waktu yang sama, hingga seluruh naskah selesai dibuat.

Saya memiliki pengalaman, saat menulis buku antologi pesanan suatu penerbit, saya menulis bersama-sama dengan tim penulis. Tim yang berisi tiga orang penulis, bertemu di tempat yang disediakan oleh pihak penerbit, lalu menulis bersama-sama, selama beberapa hari.

Dengan model seperti ini, ada suasana kebersamaan, saling berdiskusi, saling berbagi tugas, sehingga semua bisa terselesaikan dengan baik. Sebelum seluruh naskah diserahkan ke pihak penerbit, tim bisa melakukan diskusi untuk menyepakati kelayakan semua tulisan.

Selamat berkarya, selamat mengubah dunia.

Ditulis oleh ruangkeluarga

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.