SEDEKAH, AMAL YANG MENYELAMATKAN MANUSIA

SEDEKAH, AMAL YANG MENYELAMATKAN MANUSIA

 

Oleh : Cahyadi Takariawan

 

 

 

Sungguh amat luas rahmat dan kasih sayang Allah untuk manusia yang beriman. Di tengah sangat banyak keterbatasan, kekurangan, kelemahan manusia —yang memudahkan manusia berbuat salah dan dosa— Allah Ta’ala dengan kasih sayangNya menunjukkan amal yang akan menyelamatkan manusia. Dalam Al Qur’an Allah tunjukkan amal yang menyelamatkan manusia, salah satunya adalah sedekah.

Allah Ta’ala telah berfirman:

وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقْنَٰكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?””QS. Al Munafiqun : 10.

Ayat di atas menggambarkan penyesalan manusia yang sudah meninggal dunia. Mereka ingin dikembalikan di dunia, atau ditangguhkan waktu kematian mereka —walau sebentar. Amal apakah yang akan mereka lakukan jika kembali dihidupkan kembali ke dunia? Yang akan mereka lakukan adalah : sedekah. Ya benar, bersedekah, bukan amal yang lain.

Sedekah, Amal yang Melindungi dan Menyelamatkan Pelakunya

Mengapa memilih bersedekah, padahal ada sangat banyak amal lain yang juga sangat hebat manfaatnya? Hal ini karena sedekah adalah amal yang akan melindungi dan menyelamatkan manusia, ketika mereka sudah meninggal dunia. Rasulullah Saw telah bersabda:

كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ

“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” Hadits Riwayat Imam Ahmad, IV/174, dishahihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth.

Penggambaran naungan yang diberikan oleh sedekah, dijelaskan oleh Imam Al-Munawi, “Kelak sedekah akan berbentuk bagaikan gunung besar, kemudian manusia akan bernaung di bawahnya.” Subhanallah, tentu semua manusia sangat ingin mendapat perlindungan dan keselamatan, ketika dirinya sudah tidak lagi bisa beramal karena sudah mati.

Dalam hadits yang lain, Rasulullah Saw bersabda:

إِنَّ ظِلَّ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَدَقَتُهُ

“Sesungguhnya naungan seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.” Hadits Riwayat Imam Ahmad, IV/233, dishahihkan oleh Syu’aib Al-Arnauth.

Mengenai naungan yang dimaksud dalam hadits ini, Imam Ali Al-Qari menjelaskan, “Makna yang paling jelas adalah sedekah yang ia kerjakan ketika di dunia untuk berbuat baik kepada orang lain. Yang akan menjadi naungan untuknya adalah sedekahnya ataupun pahalanya. Sedekah yang ia berikan dengan hartanya adalah naungan hakiki seperti pakaian atau kemah sebagaimana terdapat dalam sebagian riwayat” (Mir’at al-Mafatih, VI/715).

Sedekah bukan hanya akan melindungi manusia sampai diputuskannya perkara di antara manusia, namun sedekah juga akan menyelamatkan manusia dari siksa api neraka. ‘Adi bin Hatim Ra menceritakan bahwa suatu hari Nabi  Saw menyampaikan tentang neraka. Beliau Saw memalingkan wajah seraya mengucapkan isti’adzah —memohon perlindungan kepada Allah, dan bersabda:

اِتَّقُوْا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَة

“Berlindunglah kalian dari api neraka walaupun hanya dengan separuh kurma. Barangsiapa tidak memilikinya maka hendaklah dengan kata-kata yang baik”. Hadits Muttafaq ‘Alaih.

Subhanallah, manusia bisa mendapatkan perlindungan dari api neraka dengan amal sedekah yang mereka lakukan saat di dunia. Itulah sebabnya, manusia yang sudah meninggal dunia sangat ingin dihidupkan lagi walau sebentar, untuk memperbanyak sedekah. Karena semua manusia pasti tidak ingin merasakan siksa neraka. Maka semakin banyak jumlah sedekah dan semakin baik kualitas sedekah, akan semakin banyak memberikan perlindungan dan penyelamatan bagi pelakunya.

Boleh Bersedekah Untuk Orang yang Sudah Mati

Sedemikian hebat manfaat dari sedekah, sampaipun ketika ada seseorang yang sudah meninggal dunia, mereka ingin dihidupkan kembali untuk bersedekah. Tentu saja permintaan untuk dihidupkan kembali itu tidak dikabulkan oleh Allah. Maka apabila seseorang sudah meninggal dunia, keluarga dekatnya yang masih hidup bisa bersedekah untuk orang yang sudah mati ini. Sebagaimana hadits dari Aisyah Ra, bahwa ada seorang lelaki yang datang kepada Nabi Saw dan menceritakan:

إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا وَلَمْ تُوصِ، وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ، أَفَلَهَا أَجْرٌ، إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: «نَعَمْ تَصَدَّقْ عَنْهَا

“Ibuku mati mendadak, sementara beliau belum berwasiat. Saya yakin, andaikan beliau sempat berbicara, beliau akan bersedekah. Apakah beliau akan mendapat aliran pahala, jika saya bersedekah atas nama beliau?” Nabi Saw menjawab, “Ya. Bersedekahlah atas nama ibumu.” Hadits Riwayat UImam Bukhari no 1388 dan Imam Muslim no 1004.

Dalam hadis yang lain, dari Ibnu Abbas Ra, bahwa ibunya Sa’ad bin Ubadah meninggal dunia, ketika Sa’ad tidak di rumah. Maka Sa’ad berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي تُوُفِّيَتْ وَأَنَا غَائِبٌ عَنْهَا، أَيَنْفَعُهَا شَيْءٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ بِهِ عَنْهَا؟ قَالَ: «نَعَمْ»

“Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dan ketika itu aku tidak hadir. Apakah dia mendapat aliran pahala jika aku bersedekah harta atas nama beliau?” Nabi Saw menjawab, “Ya.” Hadits Riwayat Imam Bukhari no 2756.

Para ulama bersepakat bahwa bersedekah atas nama orang yang sudah meninggal dunia adalah amal yang diperbolehkan dan pahala amalnya akan sampai kepada orang yang sudah meninggal tersebut, sebagaimana penjelasan Imam An Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 7:90.

Demikianlah kemanfaatan dari sedekah. Mumpung kita masih diberi umur oleh Allah, mari memperbanyak sedekah. Tidak perlu menunggu meninggal dunia lalu disedekahi oleh keluarga dan kerabat kita, namun lakukan sedekah untuk perlindungan dan keselamatan diri kita kelak ketika sudah menghadap Allah Ta’ala.

Mari berlomba melakukan amal untuk melindungi dan menyelamatkan kita, agar tidak menyesal setelah kita meninggal dunia. Salurkan sedekah anda melalui LAZISQU untuk berbagai aktivitas kebaikan yang sangat luas. Kirim donasi anda melalui Bank Syariah Mandiri 7224-7334-74 a.n. YAYASAN LAZISQU. Informasi LazisQu : 0878 3955 9003. Web : www.lazisqu.or.id. Instagram : @lazisqu.

Salah satu cara bersedekah adalah dengan menyebarkan artikel ini kepada keluarga, karib kerabat, sanak saudara, handai taulan, sahabat, tetangga dan siapapun juga.

 

 

Yogyakarta, 26 Februari 2019

 

 

 

Cahyadi Takariawan

Cahyadi Takariawan telah menulis lebih dari 50 judul buku yang sebagian besarnya bertema keluarga. Aktivitasnya saat ini selain menulis adalah menjadi narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan di dalam dan luar negeri. Mendirikan Jogja Family Center (JFC) pada tahun 2000 sebagai kontribusi untuk mengokohkan keluarga Indonesia. Kini JFC bermetamorfosis menjadi Wonderful Family Institute. Beliau dapat diakses melalui Instagram @cahyadi_takariawan

Tinggalkan Balasan