Kembali
Motivasi Menulis

Spirit Menulis dari Tokoh Dunia – 4

.

Oleh : Cahyadi Takariawan

“Amateurs sit and wait for inspiration, the rest of us just get up and go to work” ―Stephen King

.

Mungkin Anda masih merasa ragu untuk memulai menulis. Masih merasa canggung, dan bertanya-tanya apakah menulis rutin setiap hari ada manfaatnya? Tak perlu ragu. Mulailah menulis, rutin, setiap hari, dan rasakan manfaatnya.

Berikut saya ajak Anda menyimak penuturan Chad Grills (2017), yang berusaha mengambil spirit menulis dari para tokoh dunia, agar bisa memotivasi untuk terus menerus menghasilkan karya.

Penulis Terbaik Menulis Setiap Hari

“One of the most prolific and obsessive daily writers is Stephen King. You can’t writer hundreds of novels unless you write, every single day” –Chad Grills, 2017.

Jika Anda perhatikan banyak penulis dunia, mereka memiliki kebiasaan menulis rutin setiap hari. Haruki Murakami jika sedang menyelesaikan novel, ia menulis setiap hari selama beberapa bulan, hingga novel selesai. Maya Angelou menulis rutin setiap hari selama beberapa bulan, hingga novelnya selesai.

Demikian pula Stephen King. Belajar dari King, kita memahami bahwa tidak mungkin bisa menulis ratusan novel jika tidak menulis rutin setiap hari. Maka biasakanlah menulis setiap hari, berapapun banyaknya atau sedikitnya kata bisa Anda tuliskan. Habit rutin menulis ini sangat penting bagi setiap penulis.

Stephen King menyarankan, paling tidak Anda menambahkan satu kata dalam tulisan Anda setiap harinya. Jangan sampai tidak ada prosres penambahan sama sekali. “Saat saya mulai menulis, saya tidak berhenti, dan tidak akan menundanya kecuali jika ada kondisi di mana saya benar-benar harus menundanya,” ujar King.

Mengapa harus menulis setiap hari? Ini demi menjaga kesinambungan alur cerita, serta spiritdalam tulisan Anda. “Jika saya tidak menulis setiap hari, tokoh-tokoh dalam tulisan saya perlahan akan menghilang dari pikiran saya. Saya mulai kehilangan alur cerita karya tulis saya,” tambahnya.

Inilah bedanya penulis amatir dan penulis produktif. “Amatir hanya duduk dan menunggu inspirasi, sedangkan kami bangun dan bekerja (menulis)”, ujar Stephen King. Seperti telah saya ulas dalam serial “Menjadi Writer Bukan Waiter”, pada dasarnya penulis adalah mereka yang menulis meski tak punya banyak waktu. Adapun penunggu, mereka tak akan menulis apapun meski punya banyak waktu.

Dalam serial “Agar Selalu Produktif Menulis”, sudah saya sampaikan kebiasaan sangat banyak penulis dunia, yang umumnya mereka mengembangkan tradisi menulis rutin setiap hari. Ada yang menulis di waktu pagi, ada yang menulis di malam hari, ada pula yang menulis di sembarang waktu yang mereka miliki.

Namun tampak jelas bahwa jejak-jejak para penulis dunia dibangun dengan keteraturan rutin menulis harian. Bukan menulis bulanan, apalagi tahunan. Mereka konsisten menulis setiap hari, maka terbentuklah jiwa sebagai penulis produktif.

Dapatkan Banyak Manfaat Menulis Rutin

“Even if you don’t consider yourself much of a writer, you’d be surprised at how much the act of jotting your thoughts down on paper can help you get more done every day” –Gloria Kopp, 2016.

Rutin menulis setiap hari memiliki sangat banyak manfaat. Hal ini sudah saya bahas dalam postingan terdahulu, silakan simak kembali di sini. Gloria Kopp (2016) menyatakan, “Bahkan jika Anda tidak menganggap diri Anda seorang penulis, Anda akan terkejut melihat betapa tindakan menuangkan pikiran ke dalam tulisan dapat membantu Anda menyelesaikan lebih banyak hal setiap hari”.

Bagi Kopp, aktivitas menulis rutin setiap hari, tidak terkait dengan ‘status’ apakah Anda berprofesi sebagai penulis atau bukan. Siapapun di antara kita –guru, dosen, peneliti, pebisnis, pengusaha, karyawan, pegawai negeri, petani, buruh pabrik, nelayan, peternak, pengkhotbah, motivator, dan apa saja profesi Anda, menulis rutin memberikan sangat banyak benefit.

Secara ringkas, Kopp menyebutkan manfaat menulis rutin setiap hari. “Menuangkan tujuan / target Anda dalam bentuk tulisan, membuat Anda lebih mungkin untuk mencapainya; menulis rutin akan meningkatkan kejelasan dan fokus ide Anda, dan membuat ruang pikir Anda menjadi kosong sehingga Anda dapat berpikir dan memecahkan masalah dengan lebih efektif”.

Apabila kebiasaan menulis setiap hari sudah Anda ciptakan, maka energi menulis Anda akan lancer mengalir. Tidak tersumbat dan tersekat. “Kebiasaan menulis setiap hari dapat membantu Anda masuk ke aliran mental yang produktif”, ujar Kopp.

“A daily writing habit can help you get into a productive mental flow. Here are a few useful tips and tools to help you get started” –Gloria Kopp, 2016.

Mental flow, ujar Kopp, terbentuk dari kebiasaan rutin menulis setiap hari. Mental Anda akan mengalir ringan seperti angina sepoi yang sejuk, atau seperti air jernih di sungai yang terus mengalir. Menuntun Anda kepada produktivitas menghasilkan karya. Bukan menunggu ide, bukan menunggu inspirasi, bukan menunggu mood.

Penulis dunia selalu mendahului bekerja, maka inspirasi mengejar mereka. Jadikan menulis sebagai salah satu rutinitas kegiatan harian Anda. Rasakan aliran mental yang nyaman saat menuangkan ide dan perasaan ke dalam tulisan.

Sudah siapkah Anda menyambut aliran mental yang menghanyutkan Anda untuk terus rutin menulis setiap hari? Mulailah. Anda akan mendapatkannya.

Bahan Bacaan

Cahyadi Takariawan, Lima Manfaat Menulis Rutin Setiap Hari, www.ruangkeluarga.id, 25 Mei 2021 

Chad Grills, The 7 Secrets of Writing From the Best Writers in the World, https://medium.com, 2 November 2017

Darius Foroux, Why A Daily Writing Habit Improves Your Life? https://medium.com, 8 Oktober 2018

Gloria Kopp, Daily Writing Habits to Boost Productivity—Even If You’re Not a Writer, https://www.wrike.com, 18 Agustus 2016

Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.